news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Polisi mendatangi rumah kontrakan TKS (25) yang menjadi lokasi temuan dugaan kekerasan terhadap anak kandungnya di Pedukuhan Kedaton, Kalurahan Pleret, Kabupaten Bantul, Senin (1/6/2026) lalu..
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Ibu Kandung Balita yang Ditemukan Terikat di Bantul Diamankan, Polisi Dalami Motif Pelaku

Kasus penemuan balita dalam kondisi tangan dan kaki terikat serta mulut dilakban di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta terus berkembang. 
Rabu, 3 Juni 2026 - 20:33 WIB
Reporter:
Editor :

Bantul, tvOnenews.com - Kasus penemuan balita dalam kondisi tangan dan kaki terikat serta mulut dilakban di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta terus berkembang. 

Aparat kepolisian kini telah mengamankan ibu kandung korban guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait peristiwa yang sempat menggegerkan warga tersebut. 

"Ibu korban telah diamankan oleh polisi pada hari ini. Polisi mengamankan TKS (25) masih di wilayah Pleret," kata Iptu Rita Hidayanto, Kasi Humas Polres Bantul, Rabu (3/6/2026). 

Rita menyebutkan bahwa penyidik saat ini masih mendalami motif yang diduga melatarbelakangi kejadian tersebut. Namun demikian, polisi memastikan keberadaan korban saat ini aman. 

"Korban saat ini dirawat dan diamankan oleh keluarga ayah kandungnya di Kabupaten Gunungkidul," ucap Rita. 

Diberitakan sebelumnya, tindakan kekerasan terhadap anak ini sempat menggegerkan warga di Pedukuhan Kedaton, Kalurahan Pleret, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta pada Senin (1/6/2026) lalu. Peristiwa ini dialami oleh bayi yang masih berusia 3 tahun inisial ACB. 

Awal mula kejadian sekitar pukul 17.00 WIB, ketika tetangga korban melihat TKS selaku ibu kandung korban pergi dari rumah kontrakannya sendirian. Kemudian, sekitar pukul 18.00 WIB, si tetangga melihat ibu korban kembali ke kontrakan. 

Namun sehabis Maghrib, saat tetangganya sedang bakar sate di depan kontrakannya, dia mendengar suara tangisan anak kecil dari kamar kontrakan yang ditempati oleh TKS. 

Sekitar pukul 20.50 WIB, si tetangga bersama pemilik kontrakan mengecek ke kamar kontrakan TKS dengan cara mencongkel jendela kamar. Setelah berhasil dicongkel, mereka melihat korban dalam kondisi lemas. 

"Korban ditemukan dalam kondisi mulut dilakban plastik bening, kedua tangan diikat menggunakan lakban bening dan kedua kaki diikat menggunakan lakban bening dan selendang warna merah marun," ungkap Rita.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas setempat. Mendapat laporan dari masyarakat, aparat kepolisian langsung menuju ke lokasi untuk penanganan awal.

Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam pendalaman oleh aparat kepolisian. (scp/buz) 

 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:06
08:10
01:06
01:45
01:02
05:54

Viral