- Tim tvOne - Sri Cahyani Putri
Satgas PPKPT UMY Finishing Laporan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Dosen Farmasi, Pekan Depan Masuk Meja Rektor
Bagi siapapun yang mengalami, menyaksikan, atau memiliki informasi terkait dugaan kekerasan dalam bentuk apapun di lingkungan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, pihaknya mengimbau untuk menyampaikan laporan melalui kanal resmi Satgas PPKPT UMY.
Setiap laporan akan diterima, dijaga kerahasiaannya, dan ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku, sehingga dapat mewujudkan lingkungan kampus yang lebih aman, bermartabat, dan bebas dari kekerasan dalam bentuk apapun.
Diberitakan sebelumnya, dosen farmasi tersebut dikabarkan mengirimkan chat tak senonoh kepada mahasiswinya mulai dari keinginannya untuk dipijat hingga merasa kegerahan.
Sejak kasus ini mencuat melalui media sosial Threads pada 29 Juni 2026 lalu, UMY telah bergerak secara pro aktif melakukan investigasi secara menyeluruh dengan melibatkan Satgas PPKPT Universitas.
Proses ini dilakukan guna memperoleh informasi yang lengkap, akurat, objektif dan berbasis fakta mengenai dugaan pelecehan seksual tersebut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan dan rekomendasi awal dari prodi farmasi, FKIK dan Satgas PPKPT, pihak kampus mengambil langkah tegas berupa penonaktifan sementara terhadap dosen yang bersangkutan.
"Universitas menonaktifkan sementara dosen yang bersangkutan dari seluruh tugas akademik dan non akademik," tegas Achmad Nurmandi, Rektor UMY dalam keterangannya, Minggu (12/7/2026).
Ia melanjutkan, penonaktifan sementara berlaku sampai proses pemeriksaan selesai dan diterbitkan keputusan lebih lanjut oleh kampus sesuai ketentuan yang berlaku. (scp/buz)