news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Viral! Kiper 17 Tahun Dipukul dari Belakang hingga Tersungkur, Liga Bantul 2026 Kembali Tercoreng.
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI / Gemini

Viral! Kiper 17 Tahun Dipukul dari Belakang hingga Tersungkur, Liga Bantul 2026 Kembali Tercoreng

Kiper PS Sendangsari dipukul suporter saat Liga Bantul 2026. Insiden di Lapangan Bawuran membuat laga terhenti dan berujung laporan polisi.
Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:38 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Beredar sebuah video viral yang memperlihatkan suasana raungan suporter dan tensi pertandingan Liga Bantul 2026 mendadak berubah menjadi kepanikan. 

Seorang kiper PS Sendangsari tersungkur setelah diduga dipukul dari belakang oleh seorang penonton yang masuk ke lapangan saat pertandingan menghadapi PS Bawuran di Lapangan Bawuran, Pleret, Bantul, Sabtu (8/8/2026).

Korban yang diketahui masih berusia 17 tahun itu mengalami keluhan pusing serta luka lebam setelah mendapat pukulan di bagian belakang tubuh dan kepala. 

Peristiwa tersebut tidak hanya membuat pertandingan terhenti, tetapi juga memunculkan pertanyaan serius tentang keamanan pemain dalam kompetisi sepak bola amatir. Korban akhirnya membuat laporan ke Polres Bantul, sementara pihak Askab PSSI Bantul mendorong kasus tersebut diproses sesuai aturan.

Kiper 17 Tahun Dipukul dari Belakang

Pertandingan Divisi Super Liga Bantul 2026 antara PS Sendangsari dan PS Bawuran sebelumnya berlangsung relatif normal. Kedua tim saling menyerang tanpa insiden permainan kasar. 

Bahkan, kiper Sendangsari disebut tampil cukup baik dengan menggagalkan sejumlah peluang emas lawan.

Situasi berubah setelah PS Bawuran mencetak gol pada menit ke-82. Sejumlah penonton kemudian masuk ke area lapangan. 

Salah seorang di antaranya diduga mendekati kiper Sendangsari dan melayangkan pukulan dari arah belakang.

Manajer PS Sendangsari, Felix Supriasto, mengaku belum mengetahui secara pasti motif pelaku. Ia menduga penampilan sang kiper yang beberapa kali menggagalkan peluang Bawuran mungkin menjadi pemicu emosi penonton.

Akibat insiden tersebut, pertandingan dihentikan. Ofisial Sendangsari segera membawa korban keluar lapangan untuk mendapatkan pertolongan. 

Kiper tersebut dilaporkan mengalami pusing, lebam di bahu kanan belakang, serta terkena pukulan di bagian belakang kepala.

Pihak Sendangsari sempat meminta panitia mengamankan pelaku agar pertandingan dapat dilanjutkan. Namun, pelaku disebut tidak dibawa ke ruang panitia dan justru meninggalkan lokasi. 

Karena merasa situasi belum aman, Sendangsari akhirnya memilih tidak meneruskan pertandingan yang masih menyisakan sekitar tujuh menit.

Askab PSSI Bantul Dorong Kasus Diproses

Ketua Askab PSSI Bantul, Aris Suharyanta, membenarkan adanya insiden pemukulan tersebut. Ia menilai tindakan kekerasan tidak dapat dibenarkan dalam pertandingan sepak bola, terlebih klub peserta Liga Bantul 2026 telah memiliki komitmen untuk menjaga ketertiban kompetisi.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:19
01:38
01:32
04:35
04:23
06:18

Viral