news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Big Bad Wolf (BBW) Books 2026 kembali menyapa masyarakat Yogyakarta..
Sumber :
  • tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Big Bad Wolf Books 2026 Kembali Digelar di Yogyakarta, Jutaan Buku Diburu untuk Nyalakan Lagi Gairah Membaca di Era Digital

Big Bad Wolf (BBW) Books kembali menyapa masyarakat Yogyakarta. Kehadiran bazar buku ini menjadi momentum mengajak masyarakat mendekatkan diri dengan buku.
Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:40 WIB
Reporter:
Editor :

 

Sleman, tvOnenews.com - Big Bad Wolf (BBW) Books kembali menyapa masyarakat Yogyakarta tahun ini. Kehadiran bazar buku berskala besar ini menjadi momentum untuk mengajak masyarakat kembali mendekatkan diri dengan buku di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Jutaan buku dari berbagai genre dihadirkan untuk diburu para pengunjung, mulai dari novel, sains, pengetahuan umum, kesehatan, memasak, seni, hobi, hingga buku aktivitas untuk anak.

Kembalinya BBW ke Yogyakarta juga menjadi upaya untuk menjaga gairah membaca masyarakat. Buku fisik dinilai masih memiliki daya tarik tersendiri di tengah kebiasaan masyarakat dalam mengakses informasi melalui gawai dan platform digital.

"Membaca buku fisik ini masih banyak peminatnya dan membantu otak merekam serta menyimpan ingatan lebih lama dibandingkan dari handphone. Kalau di handphone biasanya rentan terdistraksi oleh iklan baju, film, hingga pinjaman online (pinjol)," kata Andri Suharyono, Public Relations BBW Books Indonesia belum lama ini.

Selain tempat berburu buku, bazar yang akan diselenggarakan di Jogja Expo Center (JEC) mulai 3-13 September 2026 ini sekaligus menjadi ruang untuk mempertemukan masyarakat dengan beragam pengetahuan dan gagasan.

Kehadiran buku-buku dengan berbagai tema juga membuka kesempatan bagi anak-anak maupun generasi muda untuk menemukan bacaan yang dapat memperkaya wawasan serta imajinasi.

Terlebih, gelaran buku yang sudah berusia 1 dekade ini juga membidik pembaca dari luar Yogyakarta, termasuk Magelang, Klaten hingga Solo. Di Yogyakarta, gelaran serupa bahkan telah digelar lebih dari delapan kali.

"Kami ingin menaikkan angka literasi membaca di kota yang kami kunjungi. Semua harga buku kami turunkan agar masyarakat Yogyakarta memiliki kesempatan lebih luas mengakses buku internasional berstandar tinggi," ujarnya.

Tahun ini, BBW menargetkan jumlah pengunjung meningkat sekitar 5-7 persen dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Target tersebut sekaligus menjadi upaya memperluas jangkauan pembaca, mengingat pengunjung BBW di Jogja tidak hanya berasal dari wilayah DIY.

Dalam kesempatan yang sama, Deputy of Branch Manager BCA Yogyakarta, Fransisca Tantri Putri Hapsari menambahkan, keberlangsungan BBW selama satu dekade menunjukkan buku masih memiliki tempat di tengah masyarakat.

Dia menilai, BBW seharusnya tidak hanya dipandang sebagai tempat berburu buku dengan harga terjangkau, tetapi juga mampu memperkuat budaya literasi dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.

"Animonya tetap luar biasa, banyak sekali manfaat buku untuk literasi kita. BCA mendukung upaya peningkatan literasi masyarakat Indonesia," kata Fransisca. (Scp/Ard)

 
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:43
01:56
05:32
01:56
05:54
05:09

Viral