news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Simulasi Protokol Keselamatan Destinasi Super Prioritas di Taman Wisata Candi Prambanan, Yogyakarta. (Dok Basarnas Yogyakarta).
Sumber :
  • Tim tvOne - Tim tvOne

Basarnas Gelar Simulasi Protokol Keselamatan Destinasi Super Prioritas di Taman Wisata Candi Prambanan

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan  (Basarnas) melaksanakan Simulasi Protokol Keselamatan Destinasi Super Prioritas di Taman Wisata Candi Prambanan, Sleman, DI Yogyakarta, pada Jumat (4/9/2026).
Jumat, 4 September 2026 - 21:36 WIB
Reporter:
Editor :

Sleman, tvOnenews.com  - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan  (Basarnas) melaksanakan Simulasi Protokol Keselamatan Destinasi Super Prioritas di Taman Wisata Candi Prambanan, Sleman, DI Yogyakarta, pada Jumat (4/9/2026).

"Simulasi  melibatkan  Basarnas,  PT  Taman  Wisata  Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko, Kantor Pencarian dan Pertolongan Yogyakarta, pemerintah daerah, unsur kesehatan, keamanan, Potensi SAR, serta pemangku kepentingan terkait lainnya." jelas Direktur Kesiapsiagaan Basarnas Noer Isrodindalam keterangan tertulisnya, Jumat (4/9/2026).

Keterlibatan berbagai unsur tersebut merupakan bentuk sinergi  dalam  membangun kesiapsiagaan  dan  penanganan keadaan darurat secara terpadu.  

Dalam  pelaksanaannya,  simulasi  menggambarkan  kondisi darurat  akibat  gempa  bumi yang  menimbulkan  kerusakan bangunan  serta  adanya  wisatawan  yang  membutuhkan pertolongan.  

Kegiatan ini merupakan upaya untuk memperkuat  kesiapsiagaan  dan  kemampuan penanganan keadaan darurat di kawasan destinasi wisata.  

"Pelaksanaan  simulasi  bertujuan  untuk  menguji  kesiapan personel,  prosedur,  sarana dan prasarana,  komunikasi, koordinasi, serta mekanisme penanganan keadaan darurat di kawasan  wisata." lanjut Noer Isrodin dalam keterangan tersebut.

Selain  itu,  kegiatan  ini  diharapkan  dapat mengidentifikasi potensi kendala dalam pelaksanaan respons dan evakuasi, sehingga dapat dilakukan penguatan terhadap sistem keselamatan destinasi.  

Skenario  kemudian  dilanjutkan  dengan penerimaan  informasi  kejadian,  aktivasi  respons,  koordinasi antarunsur,  pencarian  dan  pertolongan  korban,  penanganan medis, evakuasi wisatawan, hingga pemulihan kondisi kawasan.  

Melalui  simulasi  tersebut,  setiap  unsur  dapat  menguji pelaksanaan  tugas  dan  perannya  masing-masing  sekaligus membangun kesamaan pemahaman dalam menghadapi kondisi darurat.

Simulasi juga menjadi sarana untuk melihat efektivitas mekanisme  komunikasi,  koordinasi, pengambilan  keputusan, serta pelaksanaan evakuasi di kawasan destinasi wisata.  

Sebagai  tindak  lanjut,  hasil  pelaksanaan  simulasi  akan dievaluasi untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, serta kebutuhan  perbaikan  dalam  sistem  keselamatan  dan kesiapsiagaan  kawasan.  

Hasil  evaluasi  tersebut  selanjutnya menjadi bahan penyusunan rekomendasi, termasuk penguatan prosedur penanganan keadaan darurat, mekanisme evakuasi, koordinasi  antarunsur,  serta  kesiapan  personel  dan  sarana pendukung.

Basarnas berharap pelaksanaan simulasi ini dapat memberikan kontribusi  nyata  dalam  membangun  sistem  keselamatan destinasi  wisata  yang  lebih  terpadu,  responsif,  dan berkelanjutan.  

Melalui  kolaborasi  seluruh  pemangku kepentingan,  kawasan  wisata  Candi  Prambanan diharapkan semakin  siap  menghadapi  berbagai  potensi  keadaan  darurat serta  mampu memberikan  rasa  aman  bagi  wisatawan dan masyarakat. (buz)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:57
02:03
05:04
05:34
01:25
04:56

Viral