news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kepala Dinkes DIY, Gregorius Anung Trihadi..
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

18 Kasus Influenza Tipe A Ditemukan di DIY, Warga Diminta Waspadai Flu Musiman Ini

Sebanyak 18 kasus influenza tipe A ditemukan di wilayah DI Yogyakarta. Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat menyebut influenza yang ditemukan itu merupakan bagian dari flu musiman.
Sabtu, 26 September 2026 - 19:40 WIB
Reporter:
Editor :

Yogyakarta, tvOnenews.com - Sebanyak 18 kasus influenza tipe A ditemukan di wilayah DI Yogyakarta. Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat menyebut influenza yang ditemukan itu merupakan bagian dari flu musiman.

Atas temuan ini, masyarakat diimbau tetap tenang tetapi tidak mengabaikan upaya pencegahan. Warga diminta meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk menekan risiko penularan influenza.

"Influenza tipe A yang ditemukan ini merupakan virus flu musiman yang beredar di Indonesia sepanjang tahun. Gejalanya sama seperti virus musiman lainnya yakni demam, batuk dan nyeri tenggorokan," kata Gregorius Anung Trihadi, Kepala Dinkes DIY, Jumat (25/9/2026).

Anung mengungkap, influenza tipe A merupakan salah satu virus yang dimonitor secara rutin oleh Kemenkes melalui sistem sentinel atau semacam sampling di fasilitas layanan kesehatan (Fasyankes) yang ditunjuk untuk mengetahui tren virus influenza yang ada di masyarakat termasuk di wilayah DIY melalui site sentinel ILI/SARI.

Dijelaskan, sentinel ILI dilaksanakan pada pasien rawat jalan pada Puskemas yang ditunjuk. Sedangkan, sentinel SARI dilaksanakan pada pasien rawat inap di RS yang ditunjuk.

Berdasarkan data dari Dinkes DIY hingga September 2026, setidaknya ada belasan kasus influenza tipe A.

"Per 23 September ini, terdapat 18 kasus influenza A pada site sentinel ILI/SARI di DIY. Jumlahnya tidak ada peningkatan kasus dari minggu ke minggu, terutama 4 minggu terakhir ini," ungkap Anung.

Namun demikian, Dinkes DIY mengingatkan warga yang sedang mengalami gejala influenza agar memperhatikan kondisi kesehatannya. Pada kelompok tertentu, gejala influenza A dapat terasa lebih berat sehingga upaya pencegahan dan menghindari paparan infeksi sangat penting dilakukan. 

"Masyarakat diharapkan waspada namun tidak perlu panik dan tetap mengutamakan pencegahan penyakit," ucap Anung.

Adapun, langkah sederhana yang dapat dilakukan antara lain menerapkan PHBS seperti cuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta penguatan imunitas.

Upaya lainnya yaitu menerapkan etika batuk mulai dari menggunakan masker dan menutup mulut jika sedang batuk dan/atau pilek dilanjutkan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir. 

Dinkes DIY juga berkolaborasi dengan jejaring dalam menguatkan edukasi kepada masyarakat melalui berbagai media.

Selain itu Dinas Kesehatan DIY akan menyelenggarakan webinar influenza bekerjasama dengan mitra dan melibatkan lintas sektor terkait serta terbuka untuk masyarakat umum. 

Di Kota Yogyakarta, kepala daerah setempat meminta Dinkes dan sejumlah puskesmas di wilayahnya agar mewaspadai penyebaran influenza A yang dialami pasien dalam jangka waktu lama. Hal ini dikarenakan varian virus influenza bisa berubah setiap saat. 

"Seandainya ada influenza yang gejalanya agak kronis diminta waspadai. Tidak hanya diperiksa seperti biasa namun harus ditindaklanjuti paling tidak diswab kemudian diuji laboratorium," ucap Hasto Wardoyo, Walikota Yogyakarta.

Hasto yang berprofesi sebagai dokter melanjutkan, upaya tersebut dilakukan untuk mencegah masuknya varian flu baru yang buka influenza biasa.

Pasalnya, influenza biasa hanya menyerang bagian atas yakni Infeksi Saluran Penapasan Atas (ISPA) dan tingkat kesembuhan biasanya tidak sampai dua pekan. Sementara, influenza lainnya dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan bawah seperti covid-19.

Sementara itu, Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Yogyakarta, Endang Sri Rahayu menyebutkan belum ada temuan kasus influenza tipe A di wilayahnya karena belum dipastikan atau masih dugaan.

"Saat ini, ada delapan sampel yang diduga influenza tipe A," ungkap Endang.

Dia mengungkap, kasus influenza tipe A pernah ada di Kota Yogyakarta pada tahun-tahun sebelumnya namun tidak banyak. Rata-rata flu tersebut dialami oleh anak-anak maupun orang dewasa dan seluruhnya bisa sembuh. (scp/buz)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

24:16
05:21
01:14
02:09
04:33
05:19

Viral