- Antara
Revolusi Transportasi Online Dengan Misi Tarif Terjangkau Dimulai
Khanza Ahnaf, salah satu perwakilan mahasiswa, sekaligus Bakorda HIMPI PT DIY menyebutkan kehadiran IndoDrive dapat menjadi alternatif bagi mahasiswa apabila tarif yang diterapkan benar-benar sesuai dengan kemampuan mereka.
“Kami merasa IndoDrive sesuai dengan kebutuhan mahasiswa yang memang perlu diperhatikan. Kalau harga yang diterapkan sesuai dengan kemampuan kantong mahasiswa di Jogja, tentu kami sangat terbantu. Yogyakarta juga merupakan miniatur Indonesia karena mahasiswa dari berbagai daerah ada di sini,” ujar Khanza.
Menurut Khanza, persoalan tarif tidak seharusnya hanya dilihat dari sisi pengguna. “Kami membutuhkan aplikasi yang tidak hanya memberikan harga yang terjangkau, tetapi juga tetap memperhatikan kehidupan dan kesejahteraan driver,” tambahnya.
Sementara dari unsur komunitas driver, Agus Arianto, yang juga merupakan Ketua DPD Oraski DIY, menegaskan bahwa kemudahan, transparansi, dan kepastian penghasilan menjadi hal penting dalam perkembangan transportasi online di era digital.
Menurut Agus, masyarakat membutuhkan layanan yang praktis dengan struktur biaya yang mudah dipahami. Pada saat yang sama, driver juga membutuhkan sistem yang memberikan ruang untuk memperoleh penghasilan yang sehat.
“Kalau ada layanan yang praktis, tarifnya wajar, dan biaya yang dikenakan kepada pengguna dapat terlihat dengan jelas, tentu masyarakat akan lebih mudah menerima. Yang paling penting, semuanya tetap berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku,” ujar Agus.
Agus juga berharap suara para driver dapat menjadi bagian dari pertimbangan dalam penyusunan maupun evaluasi kebijakan transportasi online ke depan.
Menurutnya, regulasi yang baik bukan hanya menciptakan ketertiban dalam industri, tetapi juga perlu melihat kondisi nyata para pengemudi yang menjadi bagian penting dari ekosistem transportasi.
“Pada akhirnya driver juga manusia yang memiliki keluarga dan kebutuhan hidup. Karena itu, kebijakan yang dibuat kita harapkan dapat melihat kondisi nyata di lapangan dan tetap memberikan ruang bagi driver untuk mendapatkan penghasilan yang layak,” tambah Agus.
Forum Kesepakatan Tarif di Bale Merapi menjadi langkah awal IndoDrive dalam membangun komunikasi yang lebih terbuka dengan masyarakat. Masyarakat pengguna aplikasi IndoDrive dalam forum tersebut diwakili oleh unsur mahasiswa, driver, dan Ketua DPD Oraski DIY. Masing-masing membawa perspektif yang berbeda mengenai tarif, kebutuhan pengguna, kondisi driver, serta perkembangan transportasi online di lapangan. Bukan menentukan semuanya secara sepihak, tetapi mendengarkan suara masyarakat dan driver untuk mencari titik temu yang paling sesuai dengan kondisi masing-masing wilayah.