news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Industri transportasi online di Indonesia kembali mendapat warna baru dengan hadirnya IndoDrive, aplikasi transportasi online yang membawa gagasan untuk membangun ekosistem transportasi yang lebih transparan..
Sumber :
  • Antara

Revolusi Transportasi Online Dengan Misi Tarif Terjangkau Dimulai

Industri transportasi online di Indonesia kembali mendapat warna baru dengan hadirnya IndoDrive, aplikasi transportasi online yang membawa gagasan untuk membangun ekosistem transportasi yang lebih transparan.
Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:32 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Industri transportasi online di Indonesia kembali mendapat warna baru dengan hadirnya IndoDrive, aplikasi transportasi online yang membawa gagasan untuk membangun ekosistem transportasi yang lebih transparan, tarif yang terjangkau bagi masyarakat, sekaligus memberikan peluang penghasilan yang lebih baik bagi para pengemudi.

Berangkat dari Yogyakarta, IndoDrive mulai membangun ekosistemnya dengan melibatkan masyarakat pengguna dan para pengemudi dalam pembahasan mengenai arah layanan, termasuk persoalan tarif.

Langkah tersebut diwujudkan melalui Forum Kesepakatan Tarif yang digelar di Bale Merapi, Sleman, Yogyakarta, Jumat (9/10/2026). Forum ini menjadi ruang dialog bersama masyarakat pengguna aplikasi IndoDrive yang diwakili oleh unsur mahasiswa, driver, serta Ketua DPD Oraski DIY.

Senior Corporate IndoDrive, Dewanto P Siregar menyampaikan forum tersebut digelar karena IndoDrive tidak ingin menentukan kebijakan tarif hanya dari satu sisi. Menurutnya, driver memiliki kebutuhan dan pertimbangan sendiri, sementara masyarakat pengguna juga memiliki kemampuan serta kebutuhan yang harus diperhatikan.

“Kami tidak ingin menentukan semuanya secara sepihak. Driver punya kebutuhan, customer juga punya kemampuan dan kebutuhan. Jadi keduanya harus didengarkan. Kita cari titik temu yang adil dan bisa diterima bersama,” ujar Dewanto. 

Dewanto menjelaskan, Yogyakarta dipilih sebagai salah satu titik awal karena memiliki karakter masyarakat yang beragam, khususnya sebagai kota pendidikan dengan jumlah mahasiswa dari berbagai daerah. Model dialog tersebut nantinya diharapkan dapat dikembangkan ke daerah lainnya dengan mempertimbangkan karakteristik dan kondisi masing-masing wilayah.

Dewanto mengatakan, kehadiran IndoDrive berangkat dari keinginan menghadirkan alternatif dalam industri transportasi online. Menurutnya, tarif yang terjangkau bagi masyarakat harus berjalan beriringan dengan kesejahteraan driver. Karena itu, persoalan transportasi online tidak cukup hanya dilihat dari sisi harga yang dibayar pengguna, tetapi juga dari sisi penghasilan yang diterima pengemudi.

“IndoDrive ingin membedah sistem agar lebih manusiawi. Kalau kita bisa memberikan harga yang lebih terjangkau kepada masyarakat, tentu itu bagus. Tapi di sisi lain, driver juga harus mendapatkan manfaat yang lebih baik. Kalau hanya murah untuk customer tetapi driver tidak mendapatkan keuntungan yang layak, tentu tidak akan berjalan dengan baik,” jelas Dewanto.

Yang menarik lagi, kata Dewanto, para driver IndoDrive juga dihimbau untuk selalu memberi hospitality yang optimal, menservice customer bahkan memberi chasback jika penumpang dinilai berperilaku sopan dan baik.

"Ya kita satu satunya aplikasi yang justru siap dengan cashback yang menarik tadi, bahkan kita himbau jika driver menemukan customernya asyik dan sopan tentu saja, kita minta driver untuk beri cash back," tambah Dewanto.

Salah satu konsep yang dibawa IndoDrive adalah tidak adanya potongan dari penghasilan driver untuk setiap perjalanan.
Dalam konsep tersebut, pembayaran perjalanan dilakukan langsung oleh customer kepada driver. Dengan demikian, penghasilan dari perjalanan menjadi hak driver sesuai dengan tarif yang berlaku.

 “Tidak perlu terlalu rumit. Yang penting sistemnya jelas, transparan, mengikuti regulasi yang berlaku, dan memberikan manfaat bagi kedua pihak. Pertanyaannya sederhana, apakah bisa memberikan tarif yang wajar kepada customer sekaligus memberikan peluang penghasilan yang lebih baik kepada driver?” tegas Dewanto

IndoDrive menggunakan konsep biaya berlangganan, bukan mengambil bagian dari setiap perjalanan yang dilakukan driver. Untuk saat ini, biaya berlangganan masih diberikan secara gratis dalam tahap pengembangan ekosistem. Ketika terdapat order, driver dapat langsung menjalankan order tersebut dan memperoleh penghasilan dari perjalanan yang dilakukan.

Dewanto menambahkan, IndoDrive ingin membangun sistem yang sederhana, transparan, dan mudah dipahami oleh masyarakat. Intinya kita mengubah sistem potingan aplikator yang selama ini terjadi, menjadi biaya bulanan atau berlangganan.

"Ke depan, IndoDrive menyiapkan mekanisme biaya berlangganan berdasarkan masa penggunaan layanan. Konsep tersebut dirancang agar pendapatan driver tidak terus berkurang karena potongan pada setiap perjalanan," jelasnya. 

Menurut  Dewanto, prinsip tersebut merupakan bagian penting dari upaya IndoDrive membangun hubungan jangka panjang dengan para driver.

“Bagi kami, yang penting bukan sekadar berapa banyak driver yang bergabung. Yang lebih penting adalah driver mendapatkan order, pulang membawa penghasilan, dan penghasilan itu bisa digunakan untuk kebutuhan keluarganya,” katanya.

Sementara itu, perwakilan mahasiswa di Yogyakarta menyebutkan bahwa sebagai kota pendidikan menjadi salah satu alasan mahasiswa dilibatkan dalam forum IndoDrive. Mahasiswa dinilai memiliki mobilitas tinggi dan menjadi salah satu kelompok masyarakat yang cukup sensitif terhadap perubahan biaya hidup serta tarif transportasi.

Khanza Ahnaf, salah satu perwakilan mahasiswa, sekaligus Bakorda HIMPI PT DIY menyebutkan kehadiran IndoDrive dapat menjadi alternatif bagi mahasiswa apabila tarif yang diterapkan benar-benar sesuai dengan kemampuan mereka.

“Kami merasa IndoDrive sesuai dengan kebutuhan mahasiswa yang memang perlu diperhatikan. Kalau harga yang diterapkan sesuai dengan kemampuan kantong mahasiswa di Jogja, tentu kami sangat terbantu. Yogyakarta juga merupakan miniatur Indonesia karena mahasiswa dari berbagai daerah ada di sini,” ujar Khanza.

Menurut Khanza, persoalan tarif tidak seharusnya hanya dilihat dari sisi pengguna. “Kami membutuhkan aplikasi yang tidak hanya memberikan harga yang terjangkau, tetapi juga tetap memperhatikan kehidupan dan kesejahteraan driver,” tambahnya.

Sementara dari unsur komunitas driver, Agus Arianto, yang juga merupakan Ketua DPD Oraski DIY, menegaskan bahwa kemudahan, transparansi, dan kepastian penghasilan menjadi hal penting dalam perkembangan transportasi online di era digital.

Menurut Agus, masyarakat membutuhkan layanan yang praktis dengan struktur biaya yang mudah dipahami. Pada saat yang sama, driver juga membutuhkan sistem yang memberikan ruang untuk memperoleh penghasilan yang sehat.

“Kalau ada layanan yang praktis, tarifnya wajar, dan biaya yang dikenakan kepada pengguna dapat terlihat dengan jelas, tentu masyarakat akan lebih mudah menerima. Yang paling penting, semuanya tetap berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku,” ujar Agus.

Agus juga berharap suara para driver dapat menjadi bagian dari pertimbangan dalam penyusunan maupun evaluasi kebijakan transportasi online ke depan.

Menurutnya, regulasi yang baik bukan hanya menciptakan ketertiban dalam industri, tetapi juga perlu melihat kondisi nyata para pengemudi yang menjadi bagian penting dari ekosistem transportasi.

“Pada akhirnya driver juga manusia yang memiliki keluarga dan kebutuhan hidup. Karena itu, kebijakan yang dibuat kita harapkan dapat melihat kondisi nyata di lapangan dan tetap memberikan ruang bagi driver untuk mendapatkan penghasilan yang layak,” tambah Agus.

Forum Kesepakatan Tarif di Bale Merapi menjadi langkah awal IndoDrive dalam membangun komunikasi yang lebih terbuka dengan masyarakat. Masyarakat pengguna aplikasi IndoDrive dalam forum tersebut diwakili oleh unsur mahasiswa, driver, dan Ketua DPD Oraski DIY. Masing-masing membawa perspektif yang berbeda mengenai tarif, kebutuhan pengguna, kondisi driver, serta perkembangan transportasi online di lapangan. Bukan menentukan semuanya secara sepihak, tetapi mendengarkan suara masyarakat dan driver untuk mencari titik temu yang paling sesuai dengan kondisi masing-masing wilayah.

Pada akhirnya, IndoDrive ingin menawarkan lebih dari sekadar aplikasi transportasi online: sebuah ekosistem yang mempertemukan kebutuhan masyarakat akan transportasi dengan kebutuhan driver untuk mendapatkan penghasilan yang layak. Dari Yogyakarta, perubahan itu dimulai melalui dialog, keterbukaan, dan kemauan untuk tumbuh bersama.(chm)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral