- tim tvOne - Sri Cahyani Putri
Persaingan Kampus Makin Ketat, Perguruan Tinggi di Yogyakarta Mulai Siapkan Skenario Penerimaan Mahasiswa Baru
"Karena sudah sama, keunggulan sudah sama, jadi harus mencari diferensiasi yang lain. Misalnya keunikan, kenyamanan, dan juga mungkin ada faktor-faktor yang lain," jelasnya.
Persaingan juga berlangsung di tingkat lokal. Menurut Muchlas, Kota Yogyakarta memiliki lebih dari 100 perguruan tinggi swasta. Banyaknya kampus yang menyasar kelompok calon mahasiswa serupa membuat setiap institusi perlu memiliki keunggulan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Selain faktor persaingan antardaerah dan antarkampus, regulasi pemerintah mengenai mekanisme penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun swasta turut menjadi pertimbangan dalam penyusunan strategi.
Karena itu, penetapan target secara bertahap dinilai dapat membantu kampus menyesuaikan perencanaan penerimaan dan pendanaan operasional dengan perkembangan situasi.
Menanggapi usulan penghapusan jalur mandiri di PTN, Muchlas menilai mekanisme penerimaan mahasiswa baru perlu disertai pemantauan dan evaluasi oleh pemerintah. Menurutnya, pengaturan kuota serta jadwal penerimaan menjadi dua aspek penting untuk menjaga keseimbangan persaingan antara perguruan tinggi negeri dan swasta.
"Tidak ada masalah asal ada monitoring dan evaluasi dari sisi kuota maupun dari sisi penjadwalan. Dua itu saja, kalau penjadwalan dan kuota jangan sampai overlap dengan perguruan tinggi swasta," ujarnya.
Ia menambahkan, selama pemerintah belum memberikan subsidi penuh kepada PTN, jalur mandiri masih menjadi salah satu bagian dari pengelolaan perguruan tinggi tersebut.
Meski demikian, penataan kuota dan jadwal penerimaan diperlukan agar proses seleksi tidak saling bertabrakan dan jumlah mahasiswa yang diterima tidak berlebihan.
Penataan kebijakan penerimaan mahasiswa baru diharapkan dapat menciptakan persaingan yang lebih adil antara perguruan tinggi negeri dan swasta. Dengan demikian, kedua jenis institusi dapat memperoleh mahasiswa sekaligus berkontribusi memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi. (Scp/Ard)