- Tim tvOne - Sri Cahyani Putri
14 Pendaki Gunung Merapi Dipulangkan, 11 Orang Akui Terhubung Medsos Open Trip Ilegal
Sleman, tvOnenews.com - Sebanyak 14 pendaki ilegal yang memasuki kawasan Gunung Merapi telah dipulangkan setelah sebelumnya diamankan oleh petugas.
Dari hasil pemeriksaan, 11 orang di antaranya mengaku terhubung dengan akun media sosial (medsos) dan mengikuti open trip pendakian ilegal.
Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM), Tutut Heri Wibowo menuturkan, aksi pendakian ilegal terungkap pada Sabtu (31/10/2026) berkat laporan cepat dari warga di Desa Klakah, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali yang mencurigai adanya aktivitas sekelompok orang di wilayahnya.
Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas Balai TNGM berkoordinasi dengan perangkat desa, masyarakat mitra polisi hutan (polhut), dan warga setempat mengambil langkah-langkah yang diperlukan.
Sekitar pukul 17.47 WIB, setidaknya ada 11 pendaki ilegal yang turun ke lokasi parkir kemudian diamankan oleh tim gabungan.
Selanjutnya, mereka dibawa ke kantor Resor Pengelolaan Taman Nasional (RPTN) wilayah Selo dan dilakukan pengamanan barang bukti serta pembinaan bersama Polsek dan Koramil Selo hingga Minggu (1/11/2026) dini hari.
"Saat pengambilan keterangan, diketahui 11 orang pendaki ilegal tersebut saling terhubung melalui akun medsos dan mengikuti open trip ilegal pendakian Gunung Merapi," kata Heri dalam keterangannya dikutip, Senin (2/11/2026).
Disebutkan, 11 pendaki ilegal tersebut inisial AAF (Sragen), SBP (Bantul), MID (Boyolali), NKS (Grobogan), AFP (Sleman), AHAR (Boyolali), KDP (Bantul), FFA (Temanggung), T (Kalimantan), FA (Boyolali) dan FSP (Boyolali).
Dalam pengembangannya, ternyata masih ada tiga orang lainnya yang terpisah dari rombongan. Dengan demikian, total ada 14 pendaki ilegal dengan rentang usia 15 hingga 46 tahun.
Adapun, tiga orang yang terpisah dan belum diketahui keberadaannya inisial U (Jogja), F (Solo) dan seorang perempuan asal Magelang. Atas informasi tersebut, petugas bersama masyarakat setempat melakukan upaya pencarian.
"Pada Minggu dini hari itu juga, ketiga orang yang terpisah dari rombongan dapat ditemukan dan diantarkan ke rumahnya masing-masing," ucap Heri.
Atas kejadian tersebut, Kepala Balai TNGM menegaskan kembali bahwa pendakian Gunung Merapi saat ini masih ditutup dan tidak diperkenankan pendakian maupun aktivitas lainnya pada radius 3 Km dari puncak Merapi.