news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi saham BBCA..
Sumber :
  • Istimewa

Harga Saham BBCA Turun ke Rp7.600, BBCA Tetap Jadi Fokus Investor di Tengah Pelemahan IHSG

Harga saham BBCA hari ini turun ke Rp7.600 seiring pelemahan IHSG. Meski terkoreksi, saham BBCA tetap jadi incaran investor pasar modal.
Jumat, 23 Januari 2026 - 10:44 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Harga saham BBCA atau PT Bank Central Asia Tbk mengalami tekanan pada perdagangan Jumat (23/1/2026). Saham BBCA dibuka melemah 50 poin atau 0,65 persen ke level Rp7.600 per lembar, dari penutupan sebelumnya di Rp7.650. Pelemahan BBCA terjadi seiring pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang juga dibuka di zona merah.

Meski terkoreksi, BBCA tetap menjadi salah satu saham perbankan dengan kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Saat ini, market cap BBCA tercatat sekitar Rp934 triliun, menjadikannya saham blue chip favorit investor jangka panjang di tengah volatilitas pasar.

Saham BBCA Tertekan Seiring Pelemahan IHSG

Pada pembukaan perdagangan, IHSG melemah 97,47 poin atau 1,08 persen ke posisi 8.894,70. Indeks LQ45 yang berisi saham-saham unggulan, termasuk BBCA, juga turun 8,52 poin atau 0,97 persen ke level 866,58.

Kondisi ini ikut menekan pergerakan harga saham BBCA hari ini, meskipun secara fundamental BBCA masih dipandang solid oleh pelaku pasar. Saham BBCA tercatat bergerak fluktuatif dalam beberapa sesi terakhir, mengikuti sentimen global dan arah pergerakan IHSG.

Analis Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, memperkirakan IHSG masih berpotensi melanjutkan koreksi dengan menguji level support di kisaran 8.850 hingga 8.950. Tekanan ini berpeluang membuat saham BBCA bergerak terbatas dalam jangka pendek, meskipun secara jangka panjang BBCA tetap dinilai menarik.

BBCA Tetap Menarik di Tengah Dinamika Pasar

Di tengah koreksi pasar, BBCA masih menjadi salah satu saham perbankan dengan likuiditas tinggi dan kinerja keuangan yang konsisten. Investor institusi maupun ritel masih aktif memperdagangkan BBCA, menjadikannya salah satu saham dengan volume transaksi terbesar di BEI.

Dengan kapitalisasi pasar yang mencapai Rp934 triliun, BBCA juga menjadi penopang utama IHSG dan indeks LQ45. Oleh karena itu, setiap pergerakan harga saham BBCA kerap memberi dampak signifikan terhadap pergerakan pasar saham secara keseluruhan.

Pelaku pasar menilai koreksi BBCA ke level Rp7.600 masih tergolong wajar, seiring aksi ambil untung setelah saham perbankan tersebut sempat menguat dalam beberapa pekan terakhir. Meski demikian, BBCA tetap menjadi saham defensif pilihan investor di tengah ketidakpastian global.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:11
01:16
05:22
07:46
02:27
01:56

Viral