- Istimewa
Asing Kembali Jual Saham BBCA Hari Ini, Tekanan Masih Membayangi Pergerakan Harga
Jakarta, tvOnenews.com – Investor asing kembali melanjutkan aksi jual saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) hari ini. Saham BBCA kembali menjadi sorotan pasar setelah mencatatkan net foreign sell terbesar, melanjutkan tren tekanan jual yang sudah berlangsung sejak pekan lalu.
Aksi jual asing terhadap BBCA ini memperpanjang pelemahan harga saham emiten perbankan berkapitalisasi besar tersebut. Pada perdagangan terakhir pekan lalu, Jumat (23/1/2026), BBCA membukukan net foreign sell sebesar Rp569,5 miliar dengan harga jual rata-rata Rp7.621 per saham. Sepanjang sepekan, total net foreign sell BBCA bahkan mencapai Rp3,97 triliun dengan harga jual rata-rata Rp7.792,7.
Dalam satu hari perdagangan, tekanan terhadap saham BBCA sempat melonjak signifikan dengan nilai net foreign sell menembus Rp1,7 triliun. Kondisi ini menempatkan BBCA sebagai saham paling banyak dilepas investor asing di pasar reguler selama periode tersebut.
Seiring derasnya aksi jual asing, harga saham BBCA juga mengalami koreksi cukup dalam. Sepanjang periode 19–23 Januari 2026, saham BBCA turun 5,26 persen dan ditutup di level Rp7.650. Harga tersebut menjadi posisi terendah saham BBCA dalam tiga bulan terakhir, sekaligus mencerminkan tekanan yang masih membayangi pergerakan saham perbankan besar di tengah sentimen pasar yang melemah.
Tak hanya berdampak pada BBCA, aksi jual asing juga terjadi secara luas di pasar saham domestik. Sepanjang pekan lalu, investor asing mencatatkan penjualan bersih jumbo dengan total mencapai Rp3,05 triliun di seluruh pasar. Rinciannya, sebesar Rp2,91 triliun terjadi di pasar reguler, sementara Rp142,87 miliar tercatat di pasar negosiasi dan tunai.
Namun, fokus utama pelaku pasar tetap tertuju pada saham BBCA, mengingat besarnya porsi kepemilikan asing di emiten tersebut serta perannya sebagai salah satu saham penopang utama Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Tekanan jual terhadap BBCA dinilai turut memperberat pergerakan indeks dalam beberapa hari terakhir.
Selain BBCA, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) juga tercatat banyak dilepas investor asing dengan net sell sebesar Rp1,34 triliun sepanjang pekan lalu. Namun demikian, nilai tersebut masih berada jauh di bawah aksi jual terhadap BBCA, yang secara konsisten menempati posisi teratas daftar saham dengan tekanan jual asing terbesar.