news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman.
Sumber :
  • Muhammad Heriyanto-Antara

Profil Iman Rachman, Mantan Dirut BEI dengan Rekam Jejak Panjang di Pasar Modal

Profil lengkap Iman Rachman, Dirut BEI yang mengundurkan diri di tengah gejolak IHSG. Simak rekam jejak, karier, pendidikan, dan penghargaan.
Jumat, 30 Januari 2026 - 11:51 WIB
Reporter:
Editor :

Ditunjuk sebagai Dirut BEI pada 2022

Iman Rachman resmi ditetapkan sebagai Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 29 Juni 2022. Penunjukan tersebut mengacu pada hasil Rapat Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Surat OJK Nomor S-101/D.04/2022.

Selama menjabat sebagai Dirut BEI, Iman Rachman mendorong berbagai agenda penguatan pasar modal, termasuk pengembangan produk investasi, peningkatan literasi keuangan, serta transformasi digital di lingkungan bursa.

Latar Belakang Pendidikan Iman Rachman

Dari sisi akademik, profil Iman Rachman juga terbilang kuat. Ia meraih gelar sarjana dari Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran pada 1995. Dua tahun kemudian, ia melanjutkan studi ke Inggris dan memperoleh gelar Master of Business Administration (MBA) bidang keuangan dari Leeds University Business School pada 1997.

Bekal pendidikan tersebut menjadi fondasi penting dalam perjalanan karier Iman Rachman, terutama dalam memahami sistem keuangan global dan praktik pasar modal internasional.

Penghargaan yang Pernah Diraih

Sepanjang kariernya, Iman Rachman juga mengantongi sejumlah penghargaan bergengsi, antara lain:

  • CEO Visioner Terbaik 2020 versi BUMN Track

  • Best CFO 2017

  • 2nd Winner Indonesia Best CFO 2018

  • Indonesia Future Business Leader 2016

Deretan penghargaan tersebut semakin memperkuat profil Iman Rachman sebagai salah satu figur penting di sektor keuangan nasional.

Pengunduran Diri di Tengah Tekanan IHSG

Pengunduran diri Iman Rachman terjadi di tengah tekanan besar terhadap pasar saham Indonesia. IHSG tercatat mengalami penurunan tajam dalam beberapa hari terakhir, bahkan sempat memicu penghentian perdagangan sementara atau trading halt.

Situasi tersebut dipicu oleh keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang membekukan sementara perlakuan indeks terhadap saham-saham Indonesia, termasuk pembekuan kenaikan bobot dan penambahan saham baru dalam indeks.

Meski demikian, Iman Rachman menegaskan bahwa pengunduran dirinya diharapkan dapat menjadi langkah terbaik bagi pasar modal Indonesia ke depan.

“Nanti akan ada pelaksana tugas sesuai ketentuan anggaran dasar sampai ditunjuk direktur utama yang baru,” ujar Iman Rachman.

Dengan rekam jejak panjang di pasar modal dan BUMN, profil Iman Rachman tetap menjadi sorotan publik, khususnya dalam perjalanan transformasi pasar keuangan Indonesia. (nsp)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:20
02:24
03:50
01:11
01:32
00:45

Viral