- tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar
Hashim Sebut Proyek 80 Kapal Pertamina yang Dicanangkan Prabowo Harus Dibangun Dalam Negeri
Menurut Hashim, pemerintah kini mulai membuka peluang investasi, baik penanaman modal langsung maupun kerja sama dengan lembaga investasi nasional.
“Kita sudah mulai ada pembicaraan, apakah lagi investasi langsung atau mungkin dari mereka juga bisa investasi bersama Danantara misalnya. Nah mereka bisa nanti membangun dan ini ada ekosistem galangan kapal itu sangat-sangat penting,” kata dia.
Ia menekankan bahwa membangun kapal tidak sekadar soal baja dan konstruksi, melainkan industri manufaktur besar yang melibatkan rantai pasok luas.
“Bangun kapal dengan besi baja itu satu, tapi itu hanya 30 persen ya, ada 70 persen dari harga kapal itu dari komponen. So ini harus ada petunjuk pemerintah proaktif untuk merangsang kegiatan dalam negeri. Ini ada kaitan memang,” jelasnya.
Kebijakan ini sekaligus menunjukkan pemerintah tidak hanya mengejar pengadaan armada, tetapi mencoba memaksa lahirnya ekosistem industri maritim nasional—dari galangan, manufaktur mesin, hingga rantai pasok komponen—agar Indonesia tak lagi bergantung pada kapal impor. (Agr/rpi)