news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Drama OJK dan Efek Domino ke IHSG, Analis Ungkap Akar Masalah Bukan Sekadar Teknis.
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Putusan Mahkamah Agung AS Jadi Angin Segar Pasar Modal, IHSG Diprediksi Menguat Pekan Depan

Sentimen putusan Mahkamah Agung AS dan kebijakan global dorong IHSG berpotensi menguat pekan depan, ditopang stabilitas ekonomi dan kebijakan Bank Indonesia.
Senin, 23 Februari 2026 - 08:30 WIB
Reporter:
Editor :

“Pasar masih menunggu arah kebijakan The Fed, karena suku bunga yang lebih rendah akan mendorong aliran dana ke emerging market,” kata Hans.

Volatilitas Global Masih Dipengaruhi Isu AI dan Harga Minyak

Selain faktor kebijakan moneter, perhatian investor global juga tertuju pada volatilitas saham teknologi, terutama yang berkaitan dengan pengembangan kecerdasan buatan (AI). Fluktuasi sektor ini masih memengaruhi pergerakan indeks global karena besarnya kapitalisasi perusahaan teknologi terhadap pasar.

Di sektor energi, harga minyak dunia juga bergerak dinamis akibat ketegangan geopolitik dan keputusan produksi dari OPEC dan mitranya. Kekhawatiran potensi konflik antara AS dan Iran turut memperbesar ketidakpastian harga energi global.

Meski volatilitas masih tinggi, kondisi tersebut justru membuat obligasi negara berkembang menjadi semakin menarik secara historis.

“Obligasi emerging market saat ini berada di level valuasi yang sangat menarik dan berpotensi memasuki periode kinerja kuat,” ujarnya.

Indonesia Diuntungkan Arus Dana ke Emerging Market

Dengan meningkatnya minat investor terhadap aset negara berkembang, Indonesia dinilai berada dalam posisi strategis untuk menerima aliran modal masuk. Stabilitas fundamental ekonomi domestik menjadi faktor pendukung utama.

Langkah antisipatif yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan bersama Self-Regulatory Organization (SRO) dinilai cukup efektif dalam merespons perhatian global, termasuk menyikapi evaluasi dari MSCI Inc. terkait status pasar modal Indonesia.

Upaya tersebut membantu meredakan kekhawatiran terjadinya reklasifikasi atau penurunan status pasar dari emerging market menjadi frontier market, yang sebelumnya sempat menjadi perhatian investor.

Kebijakan Moneter BI Jaga Stabilitas

Dari sisi domestik, kebijakan moneter juga memberikan sinyal stabilitas. Bank Indonesia mempertahankan BI-Rate di level 4,75 persen pada pertemuan Februari 2026, sesuai dengan ekspektasi pasar.

Keputusan tersebut mencerminkan pendekatan hati-hati dalam menjaga keseimbangan antara stabilitas nilai tukar, inflasi, dan pertumbuhan ekonomi.

Suku bunga yang stabil memberikan kepastian bagi investor sekaligus menjaga daya tarik instrumen keuangan domestik di tengah dinamika global.

IHSG Berpeluang Menguat, Namun Tetap Waspada

Dengan kombinasi sentimen global yang mulai membaik dan fundamental domestik yang terjaga, IHSG diproyeksikan bergerak positif dalam jangka pendek. Meski demikian, investor tetap perlu mencermati sejumlah risiko, seperti ketidakpastian geopolitik, arah kebijakan suku bunga global, serta fluktuasi harga komoditas.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:55
12:51
01:45
06:58
03:41
03:03

Viral