news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

PT Pertamina Jamin Stok BBM, LPG dan Avtur aman di Sumbagut.
Sumber :
  • Tim TvOne/Zulfahmi

Jelang Mudik Lebaran 2026, Kementerian ESDM Pastikan Stok BBM dan LPG Aman, Distribusi Energi Disiagakan

Kementerian ESDM memastikan stok BBM dan LPG Lebaran 2026 aman. Pertamina siapkan SPBU siaga, motorist BBM, hingga layanan pemudik selama arus mudik.
Jumat, 13 Maret 2026 - 08:30 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan stok BBM dan LPG Lebaran 2026 dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kepastian mengenai stok BBM dan LPG Lebaran 2026 aman ini disampaikan langsung oleh Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, saat melakukan kunjungan kerja ke fasilitas PT Pertamina Patra Niaga Subholding Downstream Refinery Unit (RU) VI Balongan, Jawa Barat.

Menurut Laode, pemerintah telah memastikan ketersediaan energi, mulai dari minyak mentah, bahan bakar minyak, hingga gas elpiji, tetap terjaga selama periode mudik Lebaran.

"Baik itu untuk crude oil, kemudian juga untuk stok BBM, LPG, semua tersedia dan masyarakat tidak perlu panik dengan kondisi saat ini," kata Laode dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Distribusi Energi Disiapkan untuk Mudik Lebaran

Pemerintah bersama PT Pertamina (Persero) juga telah menyiapkan berbagai langkah untuk memastikan stok BBM dan LPG Lebaran 2026 aman sekaligus menjaga kelancaran distribusi energi selama masa arus mudik dan arus balik.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah memperkuat infrastruktur distribusi energi, terutama di wilayah dengan mobilitas tinggi seperti Jawa bagian barat.

Di wilayah Regional Jawa Bagian Barat (RJBB), Pertamina telah menyiapkan berbagai fasilitas distribusi energi, antara lain:

  • 1.620 SPBU

  • 439 Pertashop

  • 2.331 agen LPG

  • 206 Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE)

  • 2 agen minyak tanah

Ketersediaan fasilitas tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas stok BBM dan LPG Lebaran 2026 aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

Layanan Tambahan Energi Selama Periode RAFI

Selain memastikan stok BBM dan LPG Lebaran 2026 aman, Pertamina juga menyiapkan berbagai layanan tambahan selama periode Ramadan dan Idul Fitri (RAFI).

Beberapa layanan siaga yang disiapkan meliputi:

  • 427 SPBU beroperasi 24 jam

  • 2.180 agen LPG siaga

  • 18 titik layanan BBM dan Kiosk Pertamina Siaga

  • 52 titik motorist atau Pertamina Delivery Service (PDS) BBM

  • 563 agen PDS Bright Gas

  • 62 mobil tangki standby di SPBU

Selain itu, Pertamina juga menyiapkan 11 Serambi MyPertamina, yang menyediakan berbagai fasilitas bagi pemudik.

Fasilitas tersebut meliputi:

  • Tempat istirahat

  • Mini klinik

  • Area bermain anak

  • Layanan kendaraan

Langkah ini dilakukan untuk memastikan stok BBM dan LPG Lebaran 2026 aman sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan jauh.

Permintaan BBM Diprediksi Naik Selama Mudik

Berdasarkan data historis dan proyeksi kebutuhan energi pada periode 9 Maret hingga 1 April 2026, permintaan bahan bakar diperkirakan meningkat selama musim mudik.

Beberapa jenis energi yang mengalami kenaikan permintaan antara lain:

1. Bensin (Gasoline)
Permintaan bensin diperkirakan naik sekitar 9,6 persen karena meningkatnya mobilitas kendaraan pribadi saat mudik.

2. Avtur
Permintaan bahan bakar pesawat diprediksi meningkat sekitar 0,5 persen.

3. LPG
Konsumsi LPG diperkirakan naik 2,86 persen seiring meningkatnya aktivitas rumah tangga selama Ramadan.

4. BBM Industri
Permintaan BBM sektor industri diprediksi meningkat sekitar 7,9 persen.

Meski demikian, pemerintah memastikan stok BBM dan LPG Lebaran 2026 aman sehingga lonjakan permintaan tersebut tetap dapat diantisipasi.

Permintaan Solar Justru Diprediksi Turun

Berbeda dengan jenis bahan bakar lainnya, permintaan solar diperkirakan mengalami penurunan selama periode mudik.

Penurunan tersebut diproyeksikan mencapai 27,3 persen.

Hal ini disebabkan oleh kebijakan pembatasan operasional kendaraan logistik selama masa arus mudik dan arus balik Lebaran.

Dengan kondisi tersebut, distribusi energi tetap dapat berjalan lebih optimal dan membantu menjaga stok BBM dan LPG Lebaran 2026 aman bagi masyarakat.

Kilang Balongan Jadi Andalan Pasokan Energi

Dalam kunjungan tersebut, Kementerian ESDM juga meninjau langsung operasional Kilang Balongan yang menjadi salah satu fasilitas pengolahan minyak terbesar di Indonesia.

Refinery Unit VI Balongan memiliki kapasitas pengolahan mencapai:

  • 150 ribu barel per hari (MBSD)

Kilang ini juga memiliki Nelson Complexity Index (NCI) sebesar 11,9, yang menjadikannya salah satu kilang dengan tingkat kompleksitas tertinggi di Indonesia.

Sebagian besar produk dari Kilang Balongan didistribusikan ke wilayah:

  • Jakarta

  • Jawa Barat

Distribusi tersebut dilakukan melalui sejumlah terminal energi, seperti:

  • Integrated Terminal Balongan

  • Fuel Terminal Cikampek

  • Integrated Terminal Jakarta (Plumpang)

Sekitar 82 persen produk kilang disalurkan ke wilayah Jakarta dan Jawa Barat, sementara 12 persen didistribusikan ke wilayah lain.

Selain itu, sekitar 6 persen produk Decant Oil juga diekspor ke Singapura.

Dengan dukungan fasilitas tersebut, pemerintah optimistis stok BBM dan LPG Lebaran 2026 aman serta mampu memenuhi kebutuhan energi masyarakat selama periode mudik dan perayaan Idul Fitri. (nsp)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:25
01:45
02:17
04:37
04:43
04:35

Viral