news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi petugas mengisi BBM.
Sumber :
  • ANTARA Foto

Harga Bahan Bakar Minyak di Indonesia Hari Ini 6 April 2026: Pertalite Tetap, Pertamax dan Dex Naik

Harga bahan bakar minyak di Indonesia hari ini 6 April 2026, Pertalite tetap Rp10.000, Pertamax dan Dex naik. Cek daftar lengkap harga BBM terbaru.
Senin, 6 April 2026 - 08:00 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Harga bahan bakar minyak di Indonesia hari ini, Senin 6 April 2026, menjadi perhatian masyarakat seiring adanya penyesuaian pada sejumlah produk BBM non-subsidi. Sementara itu, harga bahan bakar minyak di Indonesia untuk jenis subsidi seperti Pertalite dan BioSolar masih bertahan tanpa perubahan.

Berdasarkan pembaruan terbaru, harga bahan bakar minyak di Indonesia menunjukkan perbedaan mencolok antara BBM subsidi dan non-subsidi. Kondisi ini membuat masyarakat semakin selektif dalam memilih jenis bahan bakar yang digunakan sehari-hari.

Harga Bahan Bakar Minyak di Indonesia: Subsidi Tetap, Non-Subsidi Disesuaikan

Untuk harga bahan bakar minyak di Indonesia saat ini, Pertalite masih dijual Rp10.000 per liter dan BioSolar Rp6.800 per liter. Kedua jenis BBM subsidi ini tidak mengalami perubahan sejak sebelumnya.

Namun, harga bahan bakar minyak di Indonesia untuk kategori non-subsidi seperti Pertamax, Pertamax Turbo, hingga Dexlite mengalami penyesuaian harga mengikuti dinamika pasar energi global.

Di wilayah DKI Jakarta, harga bahan bakar minyak di Indonesia untuk Pertamax berada di kisaran Rp12.300 hingga Rp13.500 per liter. Sementara Pertamax Turbo dijual mulai Rp13.100 hingga Rp14.750 per liter.

Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina April 2026

Berikut rincian harga bahan bakar minyak di Indonesia khusus produk Pertamina:

  • Pertalite (RON 90): Rp10.000/liter

  • BioSolar (Subsidi): Rp6.800/liter

  • Pertamax (RON 92): Rp12.300 – Rp13.500/liter

  • Pertamax Green 95: Rp12.900/liter

  • Pertamax Turbo (RON 98): Rp13.100 – Rp14.750/liter

  • Dexlite: Rp14.200 – Rp14.900/liter

  • Pertamina Dex: Rp14.500 – Rp15.450/liter

Harga bahan bakar minyak di Indonesia tersebut menunjukkan bahwa BBM dengan oktan lebih tinggi memiliki harga yang lebih mahal, sejalan dengan kualitas dan performa yang ditawarkan.

Harga BBM SPBU Swasta Ikut Bersaing

Selain Pertamina, harga bahan bakar minyak di Indonesia juga dipengaruhi oleh SPBU swasta yang menawarkan alternatif bagi masyarakat.

Berikut daftar harga BBM swasta per April 2026:

  • Shell Super (RON 92): Rp13.540/liter

  • Shell V-Power (RON 95): Rp14.690/liter

  • BP 92: Rp12.390/liter

Persaingan ini membuat harga bahan bakar minyak di Indonesia menjadi lebih variatif, tergantung pilihan konsumen dan lokasi SPBU.

Tren Harga Bahan Bakar Minyak di Indonesia di Sejumlah Kota

Harga bahan bakar minyak di Indonesia juga menunjukkan variasi di beberapa kota besar. Untuk wilayah Jakarta, harga Pertalite tetap Rp10.000 per liter, sementara Pertamax mulai Rp12.300 dan Dexlite Rp14.200 per liter.

Di kota lain seperti Medan dan Makassar, harga bahan bakar minyak di Indonesia untuk Pertamax bisa mencapai Rp12.600 per liter, sedangkan Pertamax Turbo menyentuh Rp13.350 per liter.

Perbedaan ini dipengaruhi oleh distribusi dan kebijakan regional, meskipun secara umum harga bahan bakar minyak di Indonesia tetap berada dalam kisaran yang tidak jauh berbeda antarwilayah.

Kenaikan Dibanding Sebelumnya, Masyarakat Mulai Menyesuaikan

Jika dibandingkan periode sebelumnya, harga bahan bakar minyak di Indonesia untuk Pertalite sempat berada di angka Rp7.650 per liter dan kini menjadi Rp10.000 per liter. Kenaikan ini cukup signifikan dan berdampak langsung pada pengeluaran masyarakat.

Sementara itu, beberapa jenis BBM seperti Pertamax Turbo dan Dexlite relatif stabil meskipun berada di level harga yang lebih tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa harga bahan bakar minyak di Indonesia masih dipengaruhi oleh faktor global, termasuk harga minyak dunia.

Harga Bahan Bakar Minyak di Indonesia Jadi Sorotan

Perubahan harga bahan bakar minyak di Indonesia selalu menjadi isu strategis karena berdampak langsung pada biaya transportasi dan harga kebutuhan pokok. Oleh karena itu, setiap penyesuaian harga BBM selalu menjadi perhatian publik.

Dengan kondisi saat ini, masyarakat dihadapkan pada pilihan antara BBM subsidi yang lebih terjangkau atau BBM non-subsidi dengan kualitas lebih tinggi.

Harga bahan bakar minyak di Indonesia ke depan diperkirakan masih akan bergerak dinamis, mengikuti perkembangan ekonomi global dan kebijakan energi nasional. (nsp)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:06
01:40
06:17
04:38
03:58
07:44

Viral