news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

PT Pegadaian dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menandatangani Perjanjian Kerja Sama untuk perkuat ekosistem emas..
Sumber :
  • Pegadaian

Pegadaian dan KSEI Teken PKS untuk Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Menyambut penerapan Electronic Gold Receipt (EGR) dan Exchange Traded Fund (ETF) Emas, Pegadaian dan KSEI meneken perjanjian kerja sama untuk memperkuat ekosistem emas.
Jumat, 12 Juni 2026 - 16:43 WIB
Reporter:
Editor :

Dengan menjadi Pemegang Rekening KSEI, Pegadaian juga menjadi enabler fitur produk ETF Emas yang dapat dijadikan sebagai agunan melalui produk Pegadaian Gadai Efek yang telah melayani segmen investor retail dan institusi sejak tahun 2019. Produk Pegadaian Gadai Efek adalah produk pembiayaan atas dasar hukum Gadai dengan agunan saham dan obligasi yang diperdagangkan di BEI, sehingga masyarakat dapat tetap dapat mengoptimalkan momentum melalui pemenuhan kebutuhan jangka pendeknya dengan ETF Emas maupun saham dan obligasi yang dimiliki sebagai agunan produk Pegadaian Gadai Efek.

Penerapan EGR dan rencana implementasi ETF Emas di pasar modal Indonesia diperkuat oleh performa gemilang investasi emas yang dikenal sebagai aset dengan kinerja terbaik sepanjang tahun 2025, yang mencatatkan pertumbuhan signifikan sebesar 56,7 persen dalam denominasi Rupiah. Di tengah tingginya ketidakpastian global, emas terus mengukuhkan perannya sebagai aset lindung nilai (safe haven) pilihan utama bagi para pemodal.

Sebagai salah satu negara produsen utama dengan cadangan emas terbesar di dunia, dimana Indonesia menempati peringkat kedelapan produsen global dengan volume 132,5 ton serta peringkat keenam dunia untuk sumber daya emas mencapai 2.600 ton berdasarkan data OJK, negara ini memiliki peluang luar biasa untuk menyalurkan potensi emas domestik langsung kepada investor ritel maupun institusi melalui ekosistem pasar modal.

Minat yang masif ini juga divalidasi oleh survei internal BEI terhadap 515 investor individu dan 67 investor institusi yang menempatkan ETF berbasis emas sebagai variasi produk yang paling menarik untuk segera diterbitkan di pasar modal Indonesia. Potensi ETF Emas sebagai alternatif investasi pasar modal semakin besar mengingat peningkatan jumlah investor pasar modal dari 7,49 juta pada tahun 2021 menjadi 20,35 juta pada akhir tahun 2025. Hingga 8 Juni 2026, jumlah investor kembali bertambah dan telah mencapai 28,19 juta yang mencerminkan semakin tingginya partisipasi masyarakat dalam pasar modal nasional.

Guna memberikan pemahaman mendalam bagi publik, rangkaian acara ini juga dilengkapi dengan sesi talkshow interaktif yang menghadirkan panelis ahli dari perwakilan Pegadaian, analis perbankan, dan BEI, dengan KSEI bertindak sebagai moderator acara guna mengupas tuntas potensi masa depan cerah ETF Emas di pasar domestik. Melalui kolaborasi berkelanjutan ini, Pegadaian dan KSEI sepakat untuk terus menggali berbagai potensi kerja sama strategis lainnya di masa depan demi memperkuat sinergi jangka panjang kedua institusi keuangan nasional. (rpi)

Berita Terkait

1 2
3
4 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

00:56
01:32
01:41
01:29
06:21
01:48

Viral