- tvOnenews.com/Wildan Mustofa
Sorot Turunnya Harga Minyak Dunia, Golkar Minta Pemerintah Tak Sia-siakan Momentum: Harus Gerak Cepat!
"Ini adalah kabar yang ditunggu-tunggu oleh seluruh rakyat dunia yang mendambakan perdamaian. Fraksi Partai Golkar DPR RI menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas tercapainya kesepakatan ini," ujar Sarmuji.
Komisi XII Harap Pertamina Turunkan Harga BBM
Di lain pihak, anggota Komisi XII DPR RI Eddy Soeparno berharap Pertamina menurunkan harga BBM nonsubsidi Pertamax yang sudah dinaikkan.
Meski begitu, Eddy Soeparno mengakui bahwa penurunan harga Pertamax tidak bisa dilakukan mendadak.
Politisi PAN ini menyadari bahwa Pertamina harus menghabiskan terlebih dahulu stok minyak yang dibeli ketika harga masih tinggi.
“Kita juga harus melihat dan mengantisipasi berapa nilai dan volume BBM yang telah dibeli oleh Pertamina dengan harga pada saat masih tinggi,” jelas Eddy saat dihubungi tvOnenews.com, Selasa (16/6/2026).
“Sehingga ketika nanti volume itu sudah habis terpakai, tentu bisa dilakukan penyesuaian terhadap harga BBM ke depannya,” lanjutnya.
Dia pun menyinggung ketika harga minyak mentah dunia mengalami kenaikan, tetapi harga Pertamax tidak langsung naik dan bertahan selama empat bulan.
“Oleh karena itu penyesuaian (harga BBM nonsubsidi) memang membutuhkan waktu tentunya,” ungkap Eddy.
Di sisi lain, Wakil Ketua MPR RI ini memprediksi bahwa BBM nonsubsidi yang akan turun pertama adalah kategori super premium.
“Saya juga mengantisipasi bahwa yang akan turun terlebih dahulu adalah BBM yang super premium misalnya Pertamax Dex, Pertamax Turbo, RON 98 itu akan turun terlebih dahulu,” kata Eddy. (ant/rpi)