- Antara
IHSG Dibuka Menguat 1,07 Persen Meski Dibayangi Koreksi pada Perdagangan 17 Juni 2026
Jakarta, tvOnenews.com - Pada pembukaan perdagangan Rabu, 17 Juni 2026, IHSG menguat 66 poin atau 1,07 persen di level 6.321.
Dalam riset hariannya, Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memprediksi IHSG berpotensi terkoreksi pada perdagangan hari ini.
"IHSG hari ini berpotensi koreksi terbatas di range 6.230-6.260," terang Fanny, Rabu (17/6/2026).
Fanny memaparkan Pasar saham Asia bervariasi pada perdagangan Selasa (16/6/2026) disebabkan kabar kesepakatan damai awal antara AS dan Iran.
Akan tetapi, saat ini fokus investor beralih ke arah keputusan beberapa bank sentral, yaitu Bank of Japan (BOJ) dan Reserve Bank of Australia (RBA).
Bank of Japan (BoJ) mengumumkan menaikkan suku bunga jangka pendek sebesar 25 bps menjadi 1 persen. Keputusan tersebut sesuai ekspektasi pasar.
"Selain Jepang, Bank sentral Australia (RBA) justru mempertahankan suku bunga acuan di level 4,35 persen," jelasnya.
Di Jepang, indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,13 persen dan Topix terkoreksi 0,21 persen. Di Korea Selatan, indeks Kospi melesat 2,11 persen dan Kosdaq melemah 1,48 persen.
Di sisi lain, Hang Seng Hong Kong turun 1,4 persen, Taiex Taiwan menguat 0,91 persen dan ASX 200 Australia naik 0,04 persen.
Sementara itu, FTSE Straits Times menguat 0,78 persen dan FTSE Malaysia naik 1,1 persen.
"Support IHSG berada di level 6.230-6.180 sementara resist IHSG di rentang 6.280-6.400," katanya.
Untuk diketahui, pada perdagangan Selasa (16/6/2026), mayoritas indeks-indeks saham Wall Street turun seiring Dow Jones mencatat rekor tertinggi sepanjang masa.
Dow Jones ditutup naik 0,64 persen, S&P 500 turun 0,57 persen dan Nasdaq Composite melemah 1,15 persen.
Dari sisi emiten, saham Advanced Micro Devices (AMD) turun lebih dari 7 persen, Broadcom turun 4 persen, Micron Technology melemah 6 persen dan Nvidia terkoreksi lebih dari 2 persen. (Mohammad Yudha Prasetya/VIVA/nsi)