- tvOnenews.com/Wildan Mustofa
Prabowo Tahan Pertalite Tak Naik, B50 Diproyeksi Hemat Devisa Rp157 Triliun dan Serap 2,2 Juta Pekerja
Tidak hanya berdampak pada sektor energi, kebijakan B50 juga diperkirakan akan memperbesar nilai tambah industri kelapa sawit nasional yang selama ini menjadi salah satu komoditas strategis Indonesia.
Menurut Dwi, implementasi B40 pada tahun lalu telah meningkatkan nilai tambah crude palm oil (CPO) hingga Rp20,9 triliun. Angka tersebut diperkirakan kembali meningkat setelah B50 diterapkan secara penuh.
“Dan tidak hanya itu, ada kabar gembira untuk para petani, dengan 2025 dengan implementasi B40 kita itu melakukan peningkatan nilai tambah CPO atau crude palm oil kita sebesar Rp20,9 triliun. Proyeksinya diharapkan di 2026 ini ada peningkatan nilai tambah sebesar Rp24,68 triliun,” ujarnya.
Pemerintah juga menilai program biodiesel memiliki efek berganda terhadap penciptaan lapangan kerja. Aktivitas industri sawit, distribusi, hingga sektor pendukung lainnya diproyeksikan mengalami peningkatan seiring bertambahnya kebutuhan bahan baku biodiesel.
“Tidak hanya itu, penyerapan tenaga kerjanya juga luar biasa. Real-nya di 2025 sebanyak 1,8 juta tenaga kerja yang terserap dan diharapkan dengan implementasi B50 di Juli 2026 ini proyeksinya penyerapan tenaga kerja bisa di angka 2.216.874 orang,” kata Dwi. (agr/rpi)