news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kepala Bakom Pemerintah RI Muhammad Qodari..
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Pemerintah Kucurkan Rp1,4 Triliun Lebih untuk Stimulus Tarif Transportasi, Ada Diskon Tiket Kereta hingga Kapal

Kepala Bakom RI Muhammad Qodari menyampaikan paket stimulus ini akan difokuskan pada dua momentum dengan tingkat mobilitas tinggi, yakni libur panjang sekolah dan Nataru.
Rabu, 17 Juni 2026 - 17:58 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Pemerintah menyiapkan stimulus tarif transportasi senilai lebih dari Rp1,4 triliun untuk menggerakkan roda ekonomi nasional pada semester II 2026.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari mengatakan, paket stimulus tersebut difokuskan pada dua momentum dengan tingkat mobilitas tinggi, yakni libur panjang sekolah Juni–Juli dan periode Natal serta Tahun Baru (Nataru).

Menurut Qodari, pemerintah ingin menjadikan momentum tersebut sebagai mesin penggerak pertumbuhan ekonomi di tengah tantangan global yang masih berlangsung.

“Memasuki semester II 2026, pemerintah menyiapkan paket stimulus yang diarahkan untuk mendorong pergerakan ekonomi di dua momen strategis yaitu libur panjang sekolah Juni-Juli dan Natal serta Tahun Baru di penghujung tahun,” ujar Qodari dalam konferensi pers, di Kantor Bakom Pemerintah RI, Jakarta Pusat, Rabu (17/6/2026).

Untuk periode libur sekolah Juni–Juli 2026, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp190,5 miliar guna memberikan potongan tarif transportasi darat dan laut yang ditargetkan menjangkau 3,07 juta masyarakat.

Stimulus tersebut mencakup diskon tiket kereta api dan kapal laut sebesar 30 persen, serta pembebasan tarif jasa kepelabuhanan hingga 100 persen untuk layanan penyeberangan feri.

Tak hanya itu, pemerintah juga memberikan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 100 persen untuk tiket pesawat domestik kelas ekonomi. Program ini menelan anggaran Rp472,7 miliar dan ditargetkan dinikmati sekitar 2,3 juta penumpang selama musim liburan sekolah.

Memasuki akhir tahun, pemerintah kembali menyiapkan stimulus serupa guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomi. Pada periode Nataru, anggaran sebesar Rp61,4 miliar dialokasikan untuk mendukung tarif transportasi nonudara dengan target penerima manfaat mencapai 2,87 juta pengguna.

Sementara untuk sektor penerbangan, pemerintah menggelontorkan anggaran yang jauh lebih besar, yakni Rp722 miliar melalui skema PPN DTP bagi tiket pesawat domestik. Program tersebut diproyeksikan menjangkau sekitar 3,7 juta penumpang selama periode Natal dan Tahun Baru.

Secara keseluruhan, paket stimulus transportasi yang disiapkan pemerintah sepanjang semester II 2026 mencapai lebih dari Rp1,4 triliun. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan efek berganda terhadap berbagai sektor ekonomi, mulai dari transportasi, perdagangan ritel, hingga industri pariwisata.

Qodari menegaskan bahwa program tersebut dirancang melalui kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta agar manfaat ekonomi yang tercipta dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

“Kolaborasi pemerintah dan swasta ini dirancang bukan hanya untuk menggerakkan sektor pariwisata, tetapi juga untuk mendorong konsumsi domestik secara lebih luas: memperkuat ritel, memberdayakan pelaku UMKM, dan memperluas pengalaman wisata keluarga di dalam negeri,” pungkasnya. (agr/rpi)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:39
01:36
06:55
02:07
01:07
01:11

Viral