news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Aleksandr Lukashenko..
Sumber :
  • tvOnenews/Abdul Gani Siregar

Prabowo-Lukashenko Resmikan Peta Jalan 2026-2030, Bidik Lompatan Besar di Pangan hingga Industri

Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko resmi meluncurkan Roadmap atau Peta Jalan Penguatan Kerja Sama Indonesia-Belarus 2026-2030.
Kamis, 2 Juli 2026 - 15:48 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko resmi meluncurkan Roadmap atau Peta Jalan Penguatan Kerja Sama Indonesia-Belarus 2026-2030 sebagai fondasi baru hubungan bilateral kedua negara. 

Kesepakatan ini menjadi sinyal kuat bahwa Jakarta dan Minsk ingin membawa hubungan yang selama ini terjalin ke level yang lebih strategis, terutama di sektor ketahanan pangan, industri, dan teknologi.

Peluncuran peta jalan tersebut diumumkan Prabowo dalam joint press statement bersama Presiden Lukashenko di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (2/7/2026). 

“Dalam pertemuan hari ini saya dan Presiden Lukashenko telah membahas berbagai isu untuk memperkuat kemitraan Indonesia-Belarus. Di bidang politik kami menyambut baik kemajuan yang telah dicapai sejak pertemuan kami di Minsk tahun yang lalu,” kata Prabowo.

Menurut Prabowo, peta jalan yang disepakati kedua negara bukan sekadar dokumen diplomatik, melainkan kerangka kerja yang dirancang agar hubungan Indonesia dan Belarus berjalan lebih terarah dengan target kerja sama yang konkret.

“Hari ini kedua negara telah meluncurkan Peta Jalan Penguatan Kerjasama Indonesia-Belarus 2026-2030 yang akan menjadi kerangka bagi pengembangan hubungan bilateral selama lima tahun ke depan. Peta jalan ini mencerminkan komitmen bersama untuk kerjasama yang lebih terarah dan konkrit,” ujarnya.

Salah satu fokus utama kerja sama adalah memperkuat ketahanan pangan. Indonesia melihat Belarus sebagai mitra yang memiliki keunggulan di sektor pertanian modern, sementara Indonesia memiliki kebutuhan besar untuk meningkatkan produktivitas pertanian nasional melalui modernisasi alat dan teknologi.

Prabowo mengatakan kedua negara berkomitmen memperluas kolaborasi di bidang pertanian, mulai dari penyediaan pupuk, alat dan mesin pertanian, teknologi pertanian, hingga alat berat.

“Di bidang ketahanan pangan, kita bertekad untuk terus meningkatkan kerjasama. Indonesia dan Belarus memiliki potensi yang saling melengkapi untuk memperkuat kerjasama di bidang pertanian modern, pupuk alat dan teknologi pertanian serta alat berat,” katanya.

Tak hanya sektor pangan, kedua kepala negara juga menyepakati perluasan kemitraan ekonomi yang diarahkan untuk mendukung agenda pembangunan nasional masing-masing negara.

Prabowo menegaskan, kerja sama ke depan akan difokuskan pada pengembangan industri, modernisasi sektor pertanian, penguatan rantai pasok, hingga pengembangan teknologi sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

“Di bidang ekonomi kami sepakat untuk terus memperluas kemitraan yang mendukung agenda pembangunan nasional kedua negara. Ke depan kerjasama akan difokuskan pada pengembangan industri, modernisasi pertanian, penguatan rantai pasok, serta kerjasama teknologi,” ujar Prabowo. (agr/cmi)

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:32
01:52
03:57
05:53
01:14
02:25

Viral