news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP)..
Sumber :
  • UNSP

RUPSLB UNSP Setujui PMTHMETD Rp4,35 Triliun, Perbaiki Posisi Keuangan Lewat Konversi Utang jadi Setoran Saham

RUPSLB Bakrie Sumatera Plantations (UNSP) menyetujui PMTHMETD Rp4,35 triliun melalui konversi utang menjadi saham sebagai strategi memperkuat struktur keuangan Perseroan.
Minggu, 5 Juli 2026 - 13:45 WIB
Reporter:
Editor :

Perbaikan Posisi Keuangan

Mengacu pada laporan keuangan konsolidasian per 31 Desember 2025, PMTHMETD diperkirakan akan memperkuat struktur keuangan Perseroan.

Total aset diproyeksikan tetap berada di kisaran Rp3,49 triliun karena transaksi tersebut tidak memengaruhi nilai aset perusahaan.

Sebaliknya, total liabilitas diperkirakan turun tajam dari Rp8,76 triliun menjadi Rp4,41 triliun atau berkurang sekitar Rp4,35 triliun. Penurunan itu berasal dari berkurangnya liabilitas jangka pendek sebesar Rp4,26 triliun serta liabilitas jangka panjang sekitar Rp92,96 miliar.

Dari sisi permodalan, kondisi Perseroan juga diproyeksikan mengalami perbaikan. Defisit ekuitas yang sebelumnya tercatat Rp5,27 triliun diperkirakan menyusut menjadi Rp919,08 miliar setelah PMTHMETD terealisasi.

Perbaikan tersebut ditopang oleh kenaikan modal ditempatkan dan disetor penuh menjadi Rp2,94 triliun, serta peningkatan tambahan modal disetor hingga Rp8,67 triliun.

Perseroan juga memperkirakan beban keuangan akan menurun setelah aksi korporasi tersebut terlaksana. Berkurangnya total liabilitas diharapkan membuat struktur ekuitas semakin sehat sekaligus meningkatkan sejumlah rasio keuangan utama.

Rasio total liabilitas terhadap aset diproyeksikan membaik dari 2,51 kali menjadi 1,26 kali. Sementara itu, rasio likuiditas yang dihitung dari perbandingan aset lancar terhadap liabilitas jangka pendek diperkirakan meningkat dari 11 persen menjadi 22 persen.

Dengan struktur keuangan yang lebih kuat, Perseroan meyakini arus kas pada masa mendatang akan semakin baik sehingga mampu mendukung kelangsungan operasional perusahaan.

Di sisi lain, pelaksanaan PMTHMETD akan mengubah komposisi kepemilikan saham Perseroan. Seluruh pemegang saham lama diperkirakan mengalami dilusi kepemilikan sebesar 85,30 persen setelah aksi korporasi tersebut efektif dilaksanakan.

Berdasarkan struktur permodalan yang dipaparkan Perseroan, jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh akan meningkat dari sekitar 2,5 miliar saham menjadi sekitar 17 miliar saham.

Melalui skema konversi utang, para kreditur akan memperoleh sekitar 14,5 miliar saham Seri B atau setara 85,30 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh setelah PMTHMETD selesai dilaksanakan.

Setelah transaksi tersebut, kepemilikan publik diperkirakan menjadi sekitar 14,7 persen yang terdiri atas 8,07 persen saham Seri A dan 6,63 persen saham Seri B.

Penerbitan saham baru juga akan mengurangi jumlah saham dalam portepel dari sekitar 38,88 miliar saham menjadi sekitar 24,38 miliar saham.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:28
05:01
01:45
01:26
02:49
12:28

Viral