news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

ILUSTRASI - Dolar AS.
Sumber :
  • Wildan-tvOnenews.com

Rupiah Melemah ke Rp18.063 per Dolar AS, Pasar Respons Negatif Pengunduran Diri Gubernur BI Perry Warjiyo

Rupiah melemah ke Rp18.063 per dolar AS, pasar merespons negatif pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo.
Selasa, 28 Juli 2026 - 09:27 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Rupiah melemah ke Rp18.063 per dolar Amerika Serikat (AS), pasar merespons negatif pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo.

Meski begitu, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diprediksi masih akan bergerak melemah pada perdagangan hari ini, Selasa, 28 Juli 2026.

Berdasarkan data Jisdor BI, kurs rupiah terhadap dolar AS berada di level Rp17.995 per dolar AS pada Senin, 27 Juli 2026.

Posisi rupiah melemah 22 poin dari kurs sebelumnya di level Rp17.973 per dolar AS pada perdagangan Jumat, 24 Juli 2026.

Perdagangan di pasar spot pada Selasa, 28 Juli 2026 hingga pukul 09.02 WIB rupiah ditransaksikan di Rp18.063 per dolar AS. 

Posisi rupiah melemah 54 poin atau 0,30 persen dari posisi sebelumnya di level Rp18.009 per dolar AS.

Dalam riset hariannya, Pengamat Ekonomi dan Pasar Uang Ibrahim Assuaibi mengatakan pasar merespons negatif mundurnya Gubernur BI Perry Warjiyo dari jabatannya.

Pengunduran diri tersebut bersamaan dengan gonjang-ganjing rupiah yang terus melemah akibat tensi geopolitik yang terus memanas di Timur Tengah antara AS dan Iran. 

Hal itu membuat Presiden, pemerintah dan DPR sering melakukan intervensi terhadap independensi BI.

Di samping itu, rasio utang Indonesia yang berada di kisaran 40 persen terhadap PDB perlu dilihat bersama dengan kemampuan pemerintah dalam membayar utang serta kualitas penggunaan utang tersebut.

Akan tetapi, indikator tersebut tidak bisa menjadi satu-satunya ukuran dalam menilai kesehatan fiskal suatu negara. 

Menurut dia, indikator yang lebih penting untuk diperhatikan adalah rasio pembayaran utang beserta bunganya terhadap pendapatan negara.

Indikator tersebut, kata dia, lebih menggambarkan kemampuan riil pemerintah dalam memenuhi kewajiban utangnya.

"Mata uang rupiah fluktuatif, namun ditutup melemah di rentang Rp18.010-Rp18.060," ujarnya.

Sebagai informasi, Washington menghentikan kampanye pengebomannya setelah 13 malam berturut-turut melakukan serangan dengan mengatakan akan memberikan lebih banyak waktu untuk upaya diplomatik setelah berminggu-minggu peningkatan serangan antara kedua pihak.

Langkah itu dengan cepat dibalas. Kepada Reuters, seorang pejabat Iran mengatakan bahwa Teheran akan menangguhkan serangan balasan selama jeda AS tetap berlaku, meskipun kedua pihak telah memperingatkan bahwa mereka tetap siap untuk melanjutkan aksi militer jika pembicaraan gagal.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:47
02:15
01:56
01:47
02:04
02:13

Viral