news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Logo OJK.
Sumber :
  • Istimewa

Arus Dana Asing Berbalik Positif, OJK Catat Net Buy Rp1,62 Triliun pada Juli 2026

OJK mencatat investor asing kembali melakukan net buy Rp1,62 triliun pada Juli 2026. IHSG melonjak 10,51%, pasar obligasi menguat, dan NAB reksa dana terus meningkat.
Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:38 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan aliran dana asing kembali masuk ke pasar saham domestik pada Juli 2026.

Investor asing membukukan aksi beli bersih (net buy) sebesar Rp1,62 triliun setelah sebelumnya lebih banyak melakukan aksi jual sejak awal tahun.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mengatakan membaiknya aliran dana asing tidak terlepas dari penguatan kinerja pasar saham Indonesia selama Juli 2026.

"Tekanan jual oleh investor asing di pasar saham juga tercatat mereda sepanjang bulan Juli 2026. Tercatat adanya posisi net buy dari investor asing senilai Rp1,62 triliun," ujar Hasan dalam Konferensi Pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Juli 2026 di Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Hasan juga menyampaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 6.236,13 pada akhir Juli 2026. Posisi tersebut meningkat 10,51% secara bulanan atau month to month (mtm) dibandingkan akhir Juni 2026.

Menurut Hasan, kondisi pasar modal nasional tetap menunjukkan daya tahan yang baik dengan tingkat likuiditas yang terjaga. Hal itu tercermin dari rata-rata bid-ask spread yang menyempit menjadi 1,33% pada Juli 2026 dari 1,75% pada bulan sebelumnya.

"Ini tentu sejalan dengan arah pemulihan pergerakan harga-harga saham di pasar kita," ujar Hasan.

Dari pasar obligasi, Hasan menyebut Indonesia Composite Bond Index (ICBI) ditutup di level 430,46 pada akhir Juli 2026. Indeks tersebut naik 0,14% secara bulanan.

Di sisi lain, minat investor asing terhadap Surat Berharga Negara (SBN) masih tetap kuat. Hingga 29 Juli 2026, investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp6,39 triliun secara month to date (mtd).

Perbaikan kondisi pasar keuangan juga terlihat pada industri pengelolaan investasi. Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana mencapai Rp663,26 triliun per 30 Juli 2026 atau meningkat 1,59% secara month to date (mtd).

Sementara itu, investor reksa dana mencatatkan net subscription sebesar Rp3,43 triliun secara month to date (mtd). Adapun secara year to date (ytd), total net subscription reksa dana masih tercatat positif sebesar Rp1,29 triliun. (rpi)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:09
25:30
06:26
01:30
02:16
00:56

Viral