- Abdul Gani Siregar/tvOnenews.com
Bocoran Airlangga soal Calon Gubernur PFII, Sosoknya dari Internal Pemerintah
Jakarta, tvOnenews.com - Menko Perekonomian Airlangga Hartarto membocorkan bahwa pemerintah telah menyiapkan calon Gubernur Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII).
Airlangga membeberkan, sosok yang disiapkan tersebut berasal dari internal pemerintah.
Hal itu disampaikan Airlangga setelah menghadiri Musyawarah Anggota Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) 2026 bertajuk "Regaining Investor Trust: Navigating the Future of Indonesian Listed Companies", di Jakarta, Selasa (11/8/2026).
"Calonnya sudah ada, dari dalam pemerintah," kata Airlangga dikutip dari Antara. Lebih lanjut, Airlangga membeberkan proses pembentukan PFII masih menjadi prioritas sebelum struktur kepengurusan lembaga ditetapkan.
Sehingga pemerintah belum akan mengumumkan nama calon gubernur maupun susunan organisasi dalam waktu dekat.
Meski identitasnya belum dibuka, Airlangga memastikan pemerintah telah memiliki kandidat untuk memimpin PFII.
Penyiapan calon ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan operasional lembaga setelah proses pembentukan kelembagaan rampung.
Airlangga belum bersedia menyebutkan nama kandidat yang dimaksud. Namun ia memastikan calon tersebut berasal dari unsur pemerintah dan akan diumumkan pada waktu yang telah ditentukan.
Menurut Airlangga, pengumuman mengenai calon gubernur dan struktur organisasi PFII akan dilakukan setelah seluruh proses pembentukan lembaga selesai sesuai mekanisme pemerintah.
Selain menyiapkan struktur kepemimpinan, pemerintah juga masih membahas lokasi yang akan menjadi pusat operasional PFII. Sejumlah tempat tengah dikaji dengan mempertimbangkan posisi strategis dan kebutuhan lembaga.
Salah satu lokasi yang masuk pertimbangan berada di kawasan milik InJourney di sekitar Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Jakarta juga menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan pemerintah.
Namun, Airlangga menegaskan belum ada keputusan final mengenai lokasi kantor PFII. Pemerintah masih membandingkan sejumlah alternatif, termasuk kawasan Danareksa di Jakarta.
Airlangga menjelaskan keputusan terkait pimpinan dan lokasi PFII baru akan ditetapkan setelah lembaga tersebut resmi terbentuk. Dengan demikian, proses peralihan menuju operasional PFII dapat berjalan sesuai aturan yang berlaku.
"Salah satu yang dipertimbangkan kan ada wilayahnya Injourney di Bali, dekat airport. Tetapi ada, untuk periode awal di Jakarta juga dipertimbangkan. (Nanti) sesudah terbentuk nanti baru dipastikan," bebernya.
Mengenai waktu pengumuman calon gubernur PFII, Airlangga meminta publik mencermati pidato Presiden Prabowo Subianto dalam penyampaian Nota Keuangan pada 14 Agustus 2026.
"Itu nanti dengarkan pidato Bapak Presiden," katanya singkat. (ant/rpi)