news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Presiden RI, Prabowo Subianto..
Sumber :
  • TVR Parlemen

Di Tengah Tekanan Global, Prabowo Beberkan Sinyal Kepercayaan Dunia ke Ekonomi Indonesia

Prabowo ungkap ekonomi RI tetap kokoh di tengah tekanan global. S&P pertahankan rating BBB, sementara China Lianhe beri AAA untuk Panda Bonds.
Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:39 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan perekonomian Indonesia masih mendapat kepercayaan kuat dari dunia internasional meski tekanan ekonomi global belum mereda.

Menurut Prabowo, ketahanan ekonomi nasional tercermin dari kondisi fundamental Indonesia yang tetap solid. Penilaian sejumlah lembaga pemeringkat internasional juga menunjukkan Indonesia masih memiliki fondasi ekonomi yang dinilai mampu menghadapi berbagai tekanan eksternal.

Prabowo menyampaikan hal tersebut dalam Pidato Kenegaraan pada Rapat Paripurna DPR RI sekaligus Penyampaian RAPBN 2027 di Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.

Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Global

Prabowo mengatakan Indonesia memasuki 2026 dengan menghadapi berbagai tantangan ekonomi dunia. Sejumlah tekanan datang dari kenaikan harga energi, tingginya suku bunga global, tekanan terhadap nilai tukar, hingga ketegangan geopolitik yang turut memengaruhi perdagangan internasional.

Meski demikian, berbagai tekanan tersebut dinilai belum menggoyahkan kondisi perekonomian Indonesia. Prabowo menyebut ekonomi nasional justru tetap menunjukkan ketahanan di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian.

“Namun, di tengah tekanan tersebut, perekonomian Indonesia tetap berdiri tegak. Ekonomi kita pada semester pertama tumbuh tertinggi dalam 13 tahun terakhir. Inflasi tetap terkendali. Permintaan domestik tetap kuat,” kata Prabowo.

Menurut dia, kondisi tersebut menjadi indikator penting bahwa perekonomian nasional masih memiliki daya tahan ketika berbagai negara menghadapi tekanan dari kondisi eksternal.

Ketahanan tersebut juga menjadi salah satu dasar munculnya penilaian positif dari lembaga pemeringkat internasional terhadap Indonesia.

S&P Pertahankan Rating Indonesia di Level BBB

Salah satu indikator kepercayaan tersebut terlihat dari penilaian Standard & Poor's (S&P) terhadap Indonesia.

Prabowo menyebut S&P pada 13 Juli 2026 mempertahankan peringkat kredit Indonesia di level BBB dengan outlook stabil. Dengan posisi tersebut, Indonesia tetap berada dalam kategori investment grade.

Prabowo mengatakan S&P menilai Indonesia memiliki sejumlah fondasi ekonomi yang kuat. Penilaian tersebut antara lain mencakup prospek pertumbuhan ekonomi yang kokoh, kebijakan makroekonomi yang secara umum berhati-hati, serta beban utang yang dinilai relatif prudent dan berkelanjutan dibandingkan negara-negara dengan karakteristik serupa.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:44
09:08
08:51
10:28
08:01
08:09

Viral