news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Solusi Mandiri dari Bantul Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya..
Sumber :
  • Istimewa

Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. 
Sabtu, 15 Agustus 2026 - 02:46 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul

Namun, situasi mendesak ini justru memicu kesadaran masyarakat untuk menemukan solusi pengelolaan sampah yang tuntas sejak dari akarnya.

Langkah nyata tersebut kini membuahkan hasil melalui kehadiran TPS 3R GO-SARI. Fasilitas pengolahan sampah mandiri ini telah menjadi tumpuan warga dengan kapasitas pengelolaan mencapai 3 hingga 3,5 ton sampah rumah tangga setiap harinya.

Di tempat ini, sampah tidak dibiarkan menumpuk begitu saja. Melalui sistem pemilahan yang terintegrasi, limbah yang tadinya tidak berguna disulap menjadi berbagai produk bermanfaat. 

Mulai dari pupuk kompos untuk pertanian, pakan ternak, hingga material daur ulang yang memiliki nilai ekonomi, semuanya dikelola demi mewujudkan lingkungan yang lebih bersih sekaligus produktif.

Dampaknya turut dirasakan masyarakat. TPS 3R GO-SARI kini melayani sekitar 1.500 rumah tangga dan membuka lapangan kerja bagi 27 warga setempat. 

Berbagai kegiatan produktif yang dikembangkan juga menghasilkan total pendapatan sekitar Rp98 juta per bulan.

Pengelolaan sampah tersebut dikembangkan masyarakat melalui pendekatan sederhana yang dekat dengan keseharian. 

Sampah dikelompokkan menjadi “bosok, rosok, popok, dan bodongkok” agar lebih mudah dipahami dan dipilah.

Sampah organik antara lain dimanfaatkan untuk kompos dan budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF). 

Maggot kemudian digunakan sebagai pakan ikan dan ternak, termasuk sekitar 458 ayam petelur yang mampu menghasilkan sekitar 27 kilogram telur per hari. 

Sementara plastik jenis HDPE diolah menjadi eco furniture seperti meja, kursi, rak, dan pot bunga.

Pengembangan GO-SARI mendapat dukungan PT Pertamina Patra Niaga sejak 2022. 

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah, Taufik Kurniawan, mengatakan dukungan diarahkan agar pengelolaan sampah tidak berhenti pada penyelesaian persoalan lingkungan, tetapi dapat berkembang menjadi kegiatan produktif yang dikelola masyarakat secara mandiri.

“Kita tentunya tidak ingin setelah Pertamina pergi, program yang sudah sangat bagus ini berlalu begitu saja. Sehingga kami tidak hanya memberikan program CSR, tetapi juga memandirikan mereka,” ujar Taufik.

Pada 2026, pengelolaan TPS 3R GO-SARI diperkuat dengan pemanfaatan energi bersih melalui PLTS berkapasitas 6,6 kWp dengan baterai 10 kWh. 

Energi yang dihasilkan dimanfaatkan untuk mendukung operasional berbagai peralatan pengolahan sampah.

Local Hero Program DEB GO-SARI Rehabcycle sekaligus pengelola TPS 3R GO-SARI, Hendry, mengatakan pemanfaatan PLTS mampu mengurangi biaya listrik operasional hingga sekitar 60 persen. 

Biaya listrik yang sebelumnya mencapai Rp3,5 juta–Rp4 juta per bulan kini menjadi sekitar Rp1,5 juta–Rp2 juta per bulan.

“Dengan dibantu PLTS, kebutuhan listrik kami bisa dihemat sampai sekitar 60 persen. Teman-teman juga tetap bisa bekerja ketika terjadi pemadaman listrik,” ujar Hendry.

Manfaat ekonomi GO-SARI juga dirasakan langsung para pekerja. Ardian Sajidanto, yang telah bekerja hampir 2,5 tahun di TPS 3R GO-SARI, mengatakan pekerjaan tersebut menjadi salah satu sumber penghasilan bagi keluarganya.

“Dari segi pendapatan, Alhamdulillah bisa membantu ekonomi saya dan keluarga. Bisa untuk membeli susu anak juga,” ujar Ardian.

Manfaat program terus diperluas. Pengolahan sampah turut melibatkan kelompok lansia serta warga binaan Rutan Kelas IIB Bantul dalam pengolahan plastik menjadi eco furniture. 

Layanan GO-SARI juga diperkuat melalui aplikasi Gosari Lestari yang mendukung pembayaran layanan persampahan, tabungan sampah anorganik, hingga pemasaran produk hasil pengolahan.

Sebagai bagian dari penguatan ekosistem tersebut, pada 12 Agustus 2026 Pertamina menyerahkan secara simbolis dukungan PLTS Program Desa Energi Berdikari serta perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja TPS 3R GO-SARI. 

Pada kesempatan yang sama, sebanyak 771 paket sembako disalurkan kepada masyarakat prasejahtera di sekitar wilayah program.

Dari persoalan sampah, masyarakat Guwosari kini membangun kegiatan produktif yang memberikan manfaat berlapis. 

Sampah yang berakhir di pembuangan dapat ditekan, lapangan kerja terbuka, sumber penghasilan tumbuh, sementara energi bersih membantu membuat kegiatan pengolahan semakin efisien.

“Harapannya mereka bisa mandiri, bisa berdikari, dan tanpa pembimbingan kita mereka juga bisa melanjutkan dan meningkatkan lagi pendapatan yang dihasilkan,” kata Taufik. (dpi)
 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:44
09:08
08:51
10:28
08:01
08:09

Viral