News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Program Ini Bantu Penuhi Kebutuhan Air Warga Kabupaten Tangerang Saat Musim Kemarau Panjang Melanda

Musim kemarau yang melanda wilayah Kabupaten Tangerang turut berdampak terhadap peningkatan kebutuhan air.
Rabu, 16 September 2026 - 19:36 WIB
Program Ini Bantu Penuhi Kebutuhan Air Warga Kabupaten Tangerang Saat Musim Kemarau Panjang Melanda
Sumber :
  • Istimewa

Kabupaten Tangerang, tvOnenews.com - Musim kemarau yang melanda wilayah Kabupaten Tangerang turut berdampak terhadap peningkatan kebutuhan air.

Merespons hal tersebut, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PIK2) turut melincurukan program CSR bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Karang Taruna Teluknaga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Program tersebut berupa Sampah untuk Layanan Air Publik alias SULAP sebagai upaya menjawab kebutuhan peningkatan air selama musim kemarau terjadi.

Sejak mulai dilaksanakan pada 9 September 2026 hingga 15 September 2026 sebanyak 23 ritase air telah disalurkan ke 23 titik di wilayah Kabupaten Tangerang. 

Program ini telah menjangkau lebih dari 6.900 kepala keluarga atau sekitar 27.600 jiwa.

Penyaluran air dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah. 

Beberapa lokasi yang telah menerima bantuan antara lain Tanjung Pasir, Tegal Angus, Pangkalan, Lemo, Muara, Teluknaga, Kohod, Kalibaru, Suryabahari, Mauk Timur, dan Ketapang. 

Mengingat kebutuhan air di beberapa lokasi cukup tinggi, penyaluran air dilakukan lebih dari satu kali, seperti di Tanjung Pasir, Pangkalan, Tegal Angus, Muara, dan Kohod.

SULAP hadir bukan sekadar sebagai respons cepat pasokan air, tetapi juga mengintegrasikan dukungan akses air publik dengan pengelolaan sampah bernilai ekonomis. 

Melalui skema ini, masyarakat didorong untuk memilah sampah seperti botol plastik PET, plastik PP, kardus, dan kaleng aluminium yang bernilai untuk dikonversikan menjadi akses layanan air publik.

Direktur Estate Management PIK, Restu Mahesa menjelaskan bahwa program ini bertujuan membangun ekosistem pemberdayaan dan kesadaran lingkungan.

"Kami ingin bantuan air tidak berhenti sebagai respons sesaat. Melalui SULAP, kami mencoba membangun sebuah mekanisme yang membuat masyarakat ikut terlibat dalam menjaga lingkungan. Sampah yang selama ini dianggap tidak bernilai dapat dikelola menjadi sesuatu yang memberikan manfaat kembali bagi masyarakat," kata Restu kepada awak media, Rabu (16/9/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menambahkan indikator keberhasilan program terletak pada keberlanjutan dan perubahan perilaku warga.

"Target kami bukan hanya berapa banyak air yang dapat didistribusikan, tetapi bagaimana program ini nantinya mampu mendorong perubahan perilaku. Ketika masyarakat mulai melihat bahwa sampah yang dipilah memiliki nilai dan dapat dikembalikan menjadi manfaat bagi lingkungannya sendiri, di situlah keberlanjutan program mulai terbentuk," tambahnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Libas FC Seoul, Pelatih Persib Igor Tolic Bersyukur Persib Cetak Sejarah di Korea Selatan

Libas FC Seoul, Pelatih Persib Igor Tolic Bersyukur Persib Cetak Sejarah di Korea Selatan

Persib Bandung mencetak sejarah di Korea Selatan dengan mencuri poin penuh dari FC Seoul di Stadion Piala Dunia Seoul, Rabu (16/9/2026). 
Big Data dan AI Dinilai Bisa Optimalkan Penerimaan Pajak, Kemenkeu Dorong Kebijakan Berbasis Data

Big Data dan AI Dinilai Bisa Optimalkan Penerimaan Pajak, Kemenkeu Dorong Kebijakan Berbasis Data

Wamenkeu Juda Agung menilai pemanfaatan big data dan AI dapat mengoptimalkan potensi penerimaan pajak. Kemenkeu juga mendorong kebijakan berbasis bukti.
Badai Cedera Hantui Timnas Indonesia Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, 7 Pemain Terancam Absen Termasuk Jay Idzes

Badai Cedera Hantui Timnas Indonesia Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, 7 Pemain Terancam Absen Termasuk Jay Idzes

Timnas Indonesia dihantam badai cedera jelang FIFA ASEAN Cup 2026. Tujuh pemain, termasuk Jay Idzes dan Sandy Walsh, terancam absen di turnamen.
BAZNAS dan Kemenag Salurkan Dana Rp17,5 Miliar untuk Benahi 700 Pesantren

BAZNAS dan Kemenag Salurkan Dana Rp17,5 Miliar untuk Benahi 700 Pesantren

BAZNAS dan Kemenag menyalurkan Rp17,5 miliar melalui Program Pesantren Nyaman Belajar 2026 untuk meningkatkan fasilitas pendidikan dan hunian santri di 700 pesantren.
5 Rekor Menakjubkan Persib usai Kalahkan FC Seoul: Jadi Tim Pertama Indonesia yang Menang di Korea Selatan

5 Rekor Menakjubkan Persib usai Kalahkan FC Seoul: Jadi Tim Pertama Indonesia yang Menang di Korea Selatan

Persib ukir sejarah setelah menang 1-0 atas FC Seoul di ACL Two. Maung Bandung pecahkan sejumlah catatan penting, termasuk kemenangan perdana di Korea Selatan.
4 Saksi Termasuk Korban Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Ash-Sholihah Diteror, Minta Perlindungan LPSK

4 Saksi Termasuk Korban Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Ash-Sholihah Diteror, Minta Perlindungan LPSK

Perkara dugaan kekerasan seksual yang melibatkan menantu kiai Pondok Pesantren (Ponpes) Ash-Sholihah terhadap alumni santriwatinya terus bergulir.

Trending

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Purbaya Yudhi Sadewa, kini menjadi sorotan publik, usai dirinya dicopot Presiden Prabowo sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia. Tidak sedikit
Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Yudhi Sadewa, Ida Yulidina merespons pencopotan suaminya dari jabatan Menteri Keuangan (Menkeu) oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia bilang kalau...
Viral "Pak Guru" di Tolitoli Pakai Makeup saat Mengajar, Kini Diberhentikan

Viral "Pak Guru" di Tolitoli Pakai Makeup saat Mengajar, Kini Diberhentikan

Viral di media sosial sejumlah video yang memperlihatkan seorang “Pak Guru” memakai makeup ala perempuan saat mengajar. Kini berujung diberhentikan.
KSO Agrinas Tempuh Restorative Justice Kasus Pencurian dan Pengerusakan Kebun di Kampar

KSO Agrinas Tempuh Restorative Justice Kasus Pencurian dan Pengerusakan Kebun di Kampar

Ketua KSO Koptan Kampar Jaya Bersama-KSO PT Agrinas Palma Nusantara, Ahmad Yanis, mengatakan keputusan menempuh RJ dilakukan setelah melalui pertimbangan dan musyawarah internal.
Dari Kawan Jadi Rival, Vanja Bukilic Tak Gentar Hadapi Megawati Hangestri, Yakin Red Sparks Bisa Bersaing

Dari Kawan Jadi Rival, Vanja Bukilic Tak Gentar Hadapi Megawati Hangestri, Yakin Red Sparks Bisa Bersaing

Vanja Bukilic tak sabar kembali beraksi bersama Jung Kwan Jang Red Sparks dan menghadapi mantan tandemnya, Megawati Hangestri, di V-League musim 2026/2027.
Begini Kronologi Pak Guru Yasin yang Viral di Medsos, Kini Dikabarkan telah Dipecat dari Sekolah

Begini Kronologi Pak Guru Yasin yang Viral di Medsos, Kini Dikabarkan telah Dipecat dari Sekolah

Aksi pak guru SD di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah tengah viral di media sosial. Sebab diduga menggunakan make up dan lipstik saat mengajar.
Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Mantan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa berkelakar usai dirinya dipecat dari jabatannya. Dia akan memancing di kolam sambil memikirkan kenapa dirinya dipecat. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT