- Istimewa
Danantara Pilih NICE Untuk Penyelenggaraan Danantara Housing Expo 2026: Perkuat Ekosistem Hunian dan Properti Nasional
Turut hadir dalam pembukaan Danantara Housing Expo 2026 sejumlah pejabat dan pimpinan strategis, di antaranya Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Group Badan Pengelola Investasi (“BPI”) Danantara Rosan Roeslani, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan sekaligus Anggota Dewan Pengawas Danantara Pratikno.
Kemudian, hadir pula Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan sekaligus Anggota Dewan Pengawas Danantara Yusril Ihza Mahendra, Wakil Menteri BUMN sekaligus Direktur Operasional BPI Danantara Dony Oskaria, CIO BPI Danantara Pandu Patria Sjahrir, Wakil Ketua Dewan Pengawas Danantara Muliaman D. Hadad, Gubernur Banten Andra Soni, dan Ketua DPRD Banten H. Fahmi Hakim, S.E.
Presiden Komisaris CBDK, Richard Halim Kusuma menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Danantara Indonesia dalam memilih NICE PIK2 sebagai lokasi penyelenggaraan Danantara Housing Expo 2026.
“Kami menyampaikan apresiasi karena NICE PIK2 dipercaya sebagai lokasi penyelenggaraan salah satu event Danantara dalam mewujudkan program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam menyediakan 3 juta rumah hunian yang layak, aman dan terjangkau. Kami berharap penyelenggaraan ini dapat semakin memperkenalkan kapasitas NICE sebagai fasilitas MICE unggulan dan membuka peluang bagi penyelenggaraan MICE berskala nasional maupun internasional di masa mendatang, serta terus mendorong pertumbuhan aktivitas bisnis konvensi dan pameran di Indonesia.” ujar Richard Halim Kusuma.
Pameran ini merupakan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap Program 3 Juta Rumah, yang merupakan salah satu program prioritas Pemerintahan Prabowo Subianto dalam memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan terjangkau di seluruh Indonesia.
CBDK memandang penyelenggaraan Danantara Housing Expo 2026 di NICE menjadi salah satu momentum yang menegaskan kesiapan fasilitas NICE dalam mengakomodasi kegiatan berskala nasional sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu area konvensi terbesar di Indonesia.
Berdiri di atas area seluas 19 hektar dengan bangunan seluas ±300.000 m² serta memiliki kapasitas hingga 104.000 pengunjung, NICE diharapkan dapat terus menarik berbagai kegiatan MICE berskala nasional maupun internasional serta memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi di kawasan PIK2. (dpi)