news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

BPJS Ketenagakerjaan mengusung konsep layanan yang lebih personal dengan menghadirkan jajaran manajemen langsung di tengah-tengah masyarakat..
Sumber :
  • BPJS Ketenagakerjaan

Rayakan Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Layanan, Perlindungan dan Pemberdayaan Pekerja di Kota Pekalongan

Menyambut Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026, BPJS Ketenagakerjaan mengusung konsep layanan yang lebih personal dengan menghadirkan jajaran manajemen langsung di tengah-tengah masyarakat.
Jumat, 4 September 2026 - 18:27 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Menyambut Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026, BPJS Ketenagakerjaan mengusung konsep layanan yang lebih personal dengan menghadirkan jajaran manajemen langsung di tengah-tengah masyarakat.

Dalam peringatan kali ini, Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Agung Nugroho, hadir di Pekalongan untuk memberikan pelayanan secara langsung kepada para peserta. 

Selain melayani pemohon, Agung juga menyerahkan santunan secara simbolis, melakukan upaya perluasan kepesertaan melalui kolaborasi dengan mahasiswa, serta meninjau efektivitas program pemberdayaan bagi para penerima manfaat.

Saat meninjau operasional Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Pekalongan, Agung berkesempatan berdialog dengan para peserta yang sedang mengurus proses klaim. 

Interaksi tersebut dilakukan baik kepada warga yang datang langsung ke kantor cabang maupun peserta yang memanfaatkan sistem layanan digital atau online. 

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kualitas pelayanan tetap prima dan responsif terhadap kebutuhan peserta.

Menurutnya, momentum Harpelnas menjadi kesempatan untuk mendengar langsung pengalaman peserta sekaligus memastikan layanan semakin mudah, cepat, dan sesuai kebutuhan.

“Kami memandang bahwa Harpelnas ini bukan sekadar seremoni semata. Kami ingin hadir lebih dekat, mendengar kebutuhan peserta, sekaligus memastikan pelayanan dan perlindungan yang kami berikan benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujar Agung.

Dalam rangkaian Harpelnas di Pekalongan, Agung bersama Sekretaris Daerah Pekalongan Nur Priyantomo dan Kepala Pusat PKM UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan Syamsul Bakhri menyerahkan santunan kepada ahli waris peserta yang meninggal dunia serta kartu kepesertaan secara simbolis kepada masyarakat yang proses edukasi dan pendaftarannya didampingi mahasiswa. 

Agung menilai kolaborasi tersebut penting untuk memperluas perlindungan sekaligus menjaga keberlangsungan ekonomi pekerja dan keluarganya saat menghadapi risiko.

“Mahasiswa dapat mengambil peran nyata dengan mengedukasi sekaligus mengajak masyarakat menjadi peserta. Kolaborasi seperti ini penting untuk menjangkau lebih banyak pekerja, khususnya pekerja informal yang belum terlindungi,” kata Agung.

Selanjutnya Sekretaris Daerah Pekalongan Nur Priyantomo menyampaikan apresiasi atas momentum Hari Pelanggan Nasional 2026 yang mengusung semangat proaktif melayani. 

Menurutnya, semangat tersebut mencerminkan upaya untuk lebih aktif menjangkau masyarakat sekaligus terus meningkatkan kualitas pelayanan. 

Ia menambahkan, selama ini Pemerintah Kabupaten Pekalongan telah menjalin kolaborasi yang baik dengan BPJS Ketenagakerjaan dan ke depan kerja sama tersebut akan terus diperkuat agar semakin banyak pekerja dan masyarakat yang dapat memperoleh manfaat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Saya juga berterima kasih karena warga kita sangat merasakan manfaatnya ketika ada santunan, bahkan pelayanannya sangat prima, karena orangnya tidak tahu, BPJS Ketenagakerjaan sudah menghubungi untuk memberikan manfaat kepada penerima santunan, karyawan BPJS Ketenagakerjaan sudah proaktif mendatangi sekaligus mengurus klaimnya, 3 hari maksimal uangnya sudah bisa diterima keluarga. Mudah-mudahan kerja sama kita antara Pemkot dengan BPJS Ketenagakerjaan bisa ditingkatkan, berkolaborasi bersama, bersatu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambah Nur Priyantomo.

Rangkaian Harpelnas juga menampilkan hasil Program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian (PEKA). 

Melalui program tersebut, peserta maupun keluarga penerima manfaat mendapatkan pendampingan agar mampu kembali produktif dan membangun sumber penghidupan setelah menghadapi risiko.

Menurut Agung, pemberdayaan tersebut merupakan bagian dari semangat Value Beyond Protection yang dijalankan BPJS Ketenagakerjaan melalui prinsip Melayani, Melindungi, dan Memberdayakan (3M). 

Perlindungan, menurutnya, tidak berhenti pada pembayaran manfaat, tetapi juga diarahkan untuk membantu peserta dan keluarganya kembali berdaya.

“Kami ingin terus proaktif melayani, memperluas perlindungan, dan memastikan manfaat BPJS Ketenagakerjaan memberikan dampak yang berkelanjutan. Selamat Hari Pelanggan Nasional 2026 kepada seluruh peserta. Terima kasih atas kepercayaan dan mari terus berjalan bersama BPJS Ketenagakerjaan,” tutup Agung. (dpi)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:57
02:03
05:04
05:34
01:25
04:56

Viral