news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

CEO Danantara Rosan Roeslani..
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Rekening Massal BRI untuk Warga Segera Dibuka, Rosan: Aceh Pakai BSI

Rosan mengungkap koordinasi antarmanajemen BRI dan BSI telah dilakukan agar rekening massal tersebut dapat segera dibuka dan menjangkau masyarakat secara luas.
Rabu, 9 September 2026 - 18:26 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Rencana pemerintah membuka rekening bagi masyarakat di seluruh Indonesia mulai memasuki tahap realisasi. CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengungkapkan Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI) telah berkoordinasi untuk mempercepat pelaksanaan program tersebut.

BRI akan menjadi bank yang melayani pembukaan rekening masyarakat di seluruh Indonesia. Sementara khusus Aceh, pembukaan rekening dapat dilakukan melalui BSI.

Rosan mengatakan koordinasi antarmanajemen kedua bank telah dilakukan agar rekening massal tersebut dapat segera dibuka dan menjangkau masyarakat secara luas.

“BRI dan BSI memang sudah (koordinasi), dari manajemennya juga sudah koordinasi untuk melakukan rencananya agar pembukaan rekening di seluruh Indonesia melalui BRI dan untuk Aceh itu bisa dengan BSI, bisa terlaksana dengan secepatnya,” kata Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (9/9/2026).

Menurut Rosan, koordinasi tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan program yang didorong pemerintah itu tidak berhenti pada tahap wacana. Infrastruktur perbankan dan mekanisme pelaksanaannya tengah disiapkan agar pembukaan rekening dapat segera dilakukan.

Namun, satu bagian penting dari program tersebut masih dalam tahap perancangan, yakni terkait pemberian dana awal sebesar Rp50 ribu ke rekening masyarakat.

Rosan mengatakan mekanisme pembiayaan dana awal tersebut belum diputuskan dan masih dibahas oleh pemerintah.

“Mekanismenya lagi dirancang. Segera kok,” ujarnya.

Rencana rekening massal ini sebelumnya menjadi salah satu pembahasan Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas di Istana pada Senin (7/9). Kepala Negara membahas sejumlah isu ekonomi, termasuk upaya memperkuat inklusi dan literasi keuangan masyarakat Indonesia.

Program tersebut diarahkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan perbankan. Dengan kepemilikan rekening yang lebih luas, pemerintah juga memiliki kanal yang lebih langsung untuk menyalurkan berbagai program bantuan kepada masyarakat.

Presiden Prabowo turut meminta Dewan Nasional Keuangan Inklusif, bersama Bank Indonesia, Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mempersiapkan aspek teknis program tersebut.

Salah satu sasaran utama pembukaan rekening secara massal itu adalah mempermudah penyaluran bantuan sosial (bansos) tunai. (agr/rpi)

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:53
02:38
02:00
06:46
05:01
01:32

Viral