news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Perkebunan teh dan agrowisata yang dikembangkan Koperasi Karyawan (Puskopkar) PTPN VIII..
Sumber :
  • LPDB Koperasi

Dana Bergulir LPDB Koperasi Perkuat Puskopkar PTPN VIII, Bisnis Teh hingga Agrowisata Berhasil Dikembangkan

Dana bergulir LPDB membantu Puskopkar PTPN VIII memperluas bisnis dari distribusi teh, agrowisata, laundry coin hingga barbershop untuk memperkuat kemandirian koperasi.
Sabtu, 12 September 2026 - 12:48 WIB
Reporter:
Editor :

“Kami membutuhkan modal yang lebih besar dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan adanya kerja sama dengan LPDB, harapannya modal kerja kami semakin kuat sehingga bisnis bisa berkembang,” kata Dina.

Ia menilai proses pembiayaan juga mendorong koperasi semakin tertib dalam aspek administrasi, legalitas, tata kelola, dan manajemen risiko. Menurutnya, proses tersebut penting agar pengembangan usaha berjalan secara sehat dan berkelanjutan.

“Kalau prosesnya melalui Good Corporate Governance (GCG) dan dokumen yang lengkap, justru itu menjadi pengamanan bagi kami juga,” ujarnya.

Ke depan, Puskopkar berencana mengoptimalkan aset di Ciwaruga untuk pengembangan usaha, antara lain melalui konsep penginapan atau cottage serta berbagai peluang bisnis lain. Kawasan tersebut juga dipertimbangkan untuk menjadi lokasi kantor tetap Puskopkar sekaligus ruang pengembangan unit usaha, sehingga aset dapat memberikan nilai ekonomi yang lebih optimal.

LPDB Dorong Koperasi Bangun Bisnis Berkelanjutan

Sementara itu, Direktur Utama LPDB Koperasi Krisdianto mengatakan, perkembangan Puskopkar PTPN VIII menunjukkan bahwa koperasi dapat terus bertumbuh ketika mampu membaca peluang bisnis dan tidak berhenti pada model usaha yang selama ini dijalankan.

Menurutnya, diversifikasi usaha menjadi langkah penting bagi koperasi untuk membangun ketahanan bisnis, terutama bagi koperasi yang selama ini memiliki keterkaitan kuat dengan satu ekosistem usaha.

“Puskopkar PTPN VIII memberikan contoh bahwa koperasi tidak harus berhenti pada bisnis yang sudah berjalan. Koperasi dapat mengembangkan usaha baru dengan tetap memanfaatkan kekuatan yang dimiliki, sekaligus membangun sumber pendapatan yang lebih beragam,” ujar Krisdianto.

Ia menambahkan, dukungan dana bergulir LPDB Koperasi diarahkan untuk memperkuat kapasitas usaha koperasi agar mampu tumbuh secara sehat, produktif, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi anggota.

“Yang kami harapkan bukan hanya pembiayaan tersalurkan, tetapi bagaimana pembiayaan tersebut menjadi pengungkit produktivitas dan kemandirian koperasi. Ketika unit usaha berkembang, aset bertambah, dan bisnis semakin kuat, pada akhirnya manfaatnya harus kembali kepada anggota,” kata Krisdianto.

Krisdianto juga mengapresiasi komitmen Puskopkar dalam memperkuat tata kelola dan mengembangkan portofolio bisnis. Menurutnya, keberanian koperasi melakukan diversifikasi harus berjalan seiring dengan perencanaan bisnis, manajemen risiko, serta kemampuan mengelola pembiayaan secara bertanggung jawab.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:13
01:04
02:14
01:59
04:13
03:53

Viral