- tvOnenews.com/Wildan M.
Rupiah Menguat ke Rp17.605 per Dolar AS di Tengah Tekanan Harga Minyak Dunia terhadap Ketahanan Fiskal RI
Untuk diketahui, Iran menyatakan telah menyerang 10 kapal di dekat Selat Hormuz.
Di sisi lain, AS menyatakan telah melakukan serangan balasan dengan menenggelamkan lima kapal tanker Iran.
Kelompok Houthi di Yaman yang didukung Iran turut menambah kekhawatiran akan gangguan pasokan di Timur Tengah menyusul sejumlah laporan yang menyebutkan bahwa kelompok tersebut telah menguasai kota pelabuhan, Mocha, dan memperkuat posisi mereka atas Selat Bab el-Mandeb.
Kelompok Houthi, yang telah menyatakan blokade laut terhadap Arab Saudi, disebut-sebut menyerang kapal-kapal di Bab el-Mandeb dan melancarkan serangan terhadap infrastruktur energi Arab Saudi.
Serangan tersebut berpotensi memutus jalur utama pasokan minyak Timur Tengah lainnya setelah Selat Hormuz, sehingga menambah gangguan di pasar minyak mentah.
Kondisi itu mendorong para pedagang untuk memperhitungkan premi risiko yang jauh lebih tinggi dalam harga minyak mentah.
"Mata uang rupiah fluktuatif, namun ditutup melemah di rentang Rp17.610-Rp17.650," ujarnya. (Mohammad Yudha Prasetya/VIVA/nsi)