news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam Launching dan Groundbreaking Program PLTS 100 GWp di Bali..
Sumber :
  • Sekretariat Presiden

Bahlil Tunjuk Dirjen Minerba Jadi 'Pengawal' Batu Bara PLN, Pastikan Tak Ada Lagi Alasan RKAB

Bahlil Lahadalia menugaskan Dirjen Minerba Tri Winarno memastikan kebutuhan batu bara PLN tercukupi agar pasokan pembangkit tidak lagi terkendala RKAB.
Kamis, 17 September 2026 - 19:30 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberikan tugas khusus kepada Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) Tri Winarno untuk memastikan kebutuhan batu bara PT PLN (Persero) tercukupi.

Penugasan tersebut dilakukan setelah sebelumnya terjadi insiden pemadaman listrik di sejumlah wilayah, termasuk Kalimantan dan Sulawesi. Bahlil ingin persoalan pasokan batu bara untuk pembangkit PLN tidak lagi menjadi alasan terjadinya gangguan listrik.

Bahlil mengatakan Tri Winarno kini turut menjalankan fungsi pengadaan batu bara untuk PLN. Pengawasan tersebut dilakukan secara langsung dan intensif untuk memastikan kebutuhan batu bara pembangkit terpenuhi.

"Kalau RKB Batubara nggak ada isu lagi menyangkut dengan PLN. Untuk kebutuhan RKB di wilayah sekarang Dirjen Minerba sudah merangkap VP Pengadaan Batubara. Karena kerjaan sekarang batu bara untuk PLN sudah dikerjakan oleh Dirjen. Hampir tiap hari. Supaya jangan lagi lampu mati alasan RKAB. Ini kita fair-fair saja," ujar Bahlil dalam RDP dengan Komisi XII, dikutip Kamis (17/9/2026).

Tri Winarno Turun Langsung Urus Batu Bara PLN

Bahlil menjelaskan penugasan kepada Dirjen Minerba tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan pengadaan batu bara untuk PLN berjalan sesuai kebutuhan.

Tri Winarno disebut kini merangkap sebagai pihak yang mengawal pengadaan batu bara PLN. Pengawasan dilakukan hampir setiap hari agar kebutuhan bahan bakar pembangkit dapat terpantau.

Langkah tersebut juga berkaitan dengan persoalan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) batu bara yang sebelumnya menjadi salah satu perhatian pemerintah.

Dengan penugasan tersebut, Bahlil menegaskan tidak ingin persoalan RKAB kembali dijadikan alasan ketika terjadi gangguan pasokan listrik.

Tim Pengadaan Batu Bara Dibentuk Bahlil

Sebelumnya, Bahlil telah membentuk tim khusus untuk pengadaan batu bara kalori sedang yang dibutuhkan pembangkit listrik PLN.

Pembentukan tim tersebut dilakukan setelah terjadi insiden pemadaman listrik di sejumlah wilayah beberapa waktu lalu.

Tim tersebut melibatkan sejumlah unsur untuk memastikan proses pengadaan dan pengawasan kebutuhan batu bara PLN berjalan.

Adapun tim pengadaan batu bara PLN terdiri dari:

  • PT PLN (Persero);

  • Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian ESDM;

  • Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM;

  • Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Keterlibatan berbagai pihak tersebut ditujukan untuk mengawal kebutuhan batu bara PLN sekaligus memastikan proses pengadaannya berjalan.

Bahlil Pastikan RKAB Bukan Penyebab Listrik Mati

Dalam rapat bersama Komisi XII DPR RI, Bahlil juga menegaskan pemadaman listrik yang terjadi di Kalimantan dan Sulawesi bukan disebabkan persoalan RKAB batu bara PLN.

Menurut Bahlil, kondisi di kedua wilayah tersebut berkaitan dengan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) yang terdampak fenomena El Nino dan rendahnya debit air.

"Nggak ada apa urusannya lampu mati di Kalimantan sama di Sulawesi. Itu nggak ada urusannya sama RKAB. Karena di sana memang adalah PLTA, El Nino, kemudian airnya rendah," kata Bahlil.

Selain kondisi PLTA, Bahlil menyebut terdapat kapasitas pembangkit sekitar 400 megawatt (MW), tetapi hanya sekitar 250 MW yang saat ini aktif.

Kondisi tersebut menyebabkan adanya kekurangan kapasitas pembangkit di wilayah terkait.

"Kemudian kontribusi dari 400 MW tinggal aktif 250 MW. Jadi terjadi kekurangan di sana. Ini memang kesalahan kita juga," ujarnya.

Dirjen Minerba Diminta Pastikan Pasokan Tak Terkendala

Dengan penugasan Tri Winarno sebagai pihak yang turut menangani pengadaan batu bara PLN, Bahlil ingin kebutuhan bahan bakar pembangkit dapat dipastikan sejak awal.

Pengawasan yang dilakukan hampir setiap hari diharapkan membuat kebutuhan batu bara PLN dapat terpantau dan tidak menimbulkan persoalan pasokan yang berujung pada gangguan operasional pembangkit.

Bahlil menegaskan persoalan RKAB batu bara untuk kebutuhan PLN saat ini tidak lagi menjadi isu. Dirjen Minerba pun diberikan peran lebih besar untuk memastikan pengadaan batu bara berjalan dan kebutuhan PLN tercukupi.

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

09:06
02:22
01:53
06:32
02:30
02:51

Viral