news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (kedua kiri) bersama jajaran pejabat lingkup Kementerian Pertanian dalam Rapat Kerja Komisi IV DPR RI di Jakarta, Selasa (1/9/2026)..
Sumber :
  • ANTARA/Harianto

Amran Buka Peluang BUMN Kelola Cadangan Kedelai, Stok 2026 Diproyeksi Surplus 290,9 Ribu Ton

Menteri Pertanian Amran membuka peluang BUMN mengelola cadangan kedelai nasional untuk menjaga pasokan dan stabilitas harga di tengah ketergantungan impor.
Selasa, 22 September 2026 - 16:00 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman membuka peluang bagi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mengelola cadangan kedelai nasional.

Langkah tersebut dinilai dapat memperkuat pasokan kedelai, menjaga stabilitas harga, sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

Amran menyatakan pemerintah siap memberikan ruang kepada BUMN yang berminat mengelola cadangan kedelai. Namun, pelaksanaannya tetap harus mengikuti ketentuan regulasi yang berlaku.

"Kalau (ada perusahaan) BUMN berminat, saya kasih (rekomendasi pengelolaan cadangan kedelai)," kata Amran seusai menerima keluarga ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang gugur ditembak saat menyalurkan bantuan peternakan kepada masyarakat Papua Pegunungan di Jakarta, Selasa (22/9/2026).

Pernyataan itu disampaikan Amran ketika menanggapi pertanyaan mengenai pentingnya cadangan kedelai nasional di tengah kondisi pasokan dalam negeri yang masih bergantung pada impor.

BUMN Dinilai Tepat Kelola Cadangan Kedelai

Menurut Amran, BUMN merupakan pihak yang tepat untuk menjalankan pengelolaan cadangan kedelai nasional. Pengelolaan tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah menjaga stabilitas komoditas pangan strategis.

"Harusnya BUMN. Bukan saya, harusnya BUMN (yang kelola cadangan kedelai)," ujar Amran.

Amran menegaskan pemerintah tidak akan menghambat apabila terdapat BUMN yang berminat menjalankan penugasan tersebut.

Meski demikian, dia menekankan pengelolaan cadangan kedelai tetap harus dilakukan berdasarkan aturan yang berlaku. Ketentuan tersebut diperlukan agar tata kelola cadangan berjalan sesuai kewenangan pemerintah.

"Tergantung, itu sesuai regulasi. Kita lihat regulasinya ya," beber Amran.

Keberadaan cadangan kedelai nasional dinilai penting untuk memperkuat kemampuan pemerintah dalam menjaga ketersediaan pasokan apabila terjadi gangguan distribusi maupun gejolak harga di pasar domestik.

Cadangan tersebut juga diharapkan dapat mengurangi dampak perubahan harga kedelai impor yang selama ini turut memengaruhi biaya produksi pelaku usaha tahu dan tempe di berbagai daerah.

Cadangan Kedelai Dinilai Jadi Kebutuhan

Amran menilai pembentukan cadangan kedelai merupakan kebutuhan penting untuk memperkuat sistem ketahanan pangan nasional.

Selain menjaga pasokan, keberadaan cadangan juga diharapkan memberikan kepastian bagi pelaku usaha, terutama sektor kecil dan menengah yang menggunakan kedelai sebagai bahan baku produksi.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:32
01:11
02:32
01:23
02:47
08:29

Viral