news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI)..
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

IHSG Ambruk 1,39% ke 6.295,92, Saham Energi hingga Bank Jadi Beban Pasar

IHSG ditutup melemah 1,39% ke level 6.295,92 pada Selasa 22 September 2026. Tekanan terjadi di hampir seluruh saham dan sektor.
Selasa, 22 September 2026 - 16:43 WIB
Reporter:
Editor :

Saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) dan PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) tidak terlihat dalam daftar 10 saham berdasarkan volume pada tangkapan layar penutupan tersebut. Karena itu, data penutupan ini menunjukkan saham-saham dengan aktivitas volume terbesar yang tercatat dalam daftar.

Saham dengan Kenaikan dan Penurunan Terbesar di Daftar Aktif

Sejumlah saham dalam daftar aktivitas perdagangan menunjukkan pergerakan yang cukup mencolok.

PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE) tercatat naik Rp23 atau sekitar 34,33% ke level Rp90. Volume perdagangan saham tersebut mencapai sekitar 1,37 miliar saham dengan nilai transaksi Rp115,54 miliar.

Sementara itu, PT Bintang Oto Global Tbk (BIPI) naik Rp10 ke level Rp150 dengan volume sekitar 793,52 juta saham.

Di sisi lain, saham BUMI turun Rp1 ke level Rp192. PT MNC Land Tbk (KPIG) juga melemah Rp3 ke level Rp65, sedangkan PT Indo Acidatama Tbk (SRSN) turun Rp5 ke level Rp124.

Data tersebut memperlihatkan bahwa meski IHSG berada dalam tekanan, masih terdapat sejumlah saham individual yang bergerak menguat cukup signifikan.

Investor Asing Masih Catat Net Sell

Tekanan terhadap IHSG juga terjadi bersamaan dengan aksi jual bersih investor asing.

Pada sesi pertama, investor asing tercatat melakukan net sell Rp351,12 miliar. Berdasarkan volume, net sell asing mencapai sekitar 47,79 juta lembar saham.

Saham-saham perbankan terlihat menjadi salah satu kelompok yang memimpin aksi jual bersih investor asing. Di sisi lain, sejumlah saham yang berkaitan dengan pertambangan mineral hingga telekomunikasi masih mencatatkan akumulasi oleh investor asing.

Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang mewarnai perdagangan saham domestik pada Selasa.

Pasar Saham AS Justru Bergerak Positif

Berbeda dengan pasar saham Indonesia, sejumlah indeks utama Amerika Serikat yang ditampilkan dalam data related markets justru berada di zona hijau.

Dow Jones Industrial Average tercatat naik 0,71% ke level 52.048,83. Kemudian S&P 500 menguat 1,49% ke 7.764,70.

Sementara itu, Nasdaq Composite menjadi indeks dengan kenaikan terbesar dalam daftar tersebut, yakni 2,26% ke level 27.122,09. Russell 2000 juga naik 0,52% ke 2.875,36.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:32
01:11
02:32
01:23
02:47
08:29

Viral