- tvOnenews.com/Julio Trisaputra
IHSG Menguat 0,64% di Sesi I, Tapi Investor Asing Justru Lepas Saham Rp335,80 Miliar
Jakarta, tvOnenews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada akhir sesi I perdagangan Rabu (23/9/2026), meski sempat bergerak fluktuatif di tengah penantian keputusan suku bunga Bank Indonesia (BI).
Berdasarkan data IDX Mobile, IHSG naik 40,42 poin atau 0,64% ke level 6.317,46 pada akhir sesi I.
Pada awal perdagangan, IHSG dibuka di level 6.446,90. Indeks sempat menguat hingga menyentuh level tertinggi harian di 6.451,33.
Namun, tekanan jual kemudian membuat pergerakan IHSG berbalik melemah. Indeks bahkan sempat menyentuh level terendah harian di 6.381,57 sebelum akhirnya kembali menguat dan mengakhiri sesi I di zona hijau.
Penguatan IHSG ditopang sejumlah sektor saham. Sektor konsumer kritikal menjadi penggerak utama dengan kenaikan 3,5%.
Sementara itu, sektor material dasar naik 1,7% dan sektor energi menguat 1,1%.
Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 416 saham tercatat menguat. Kemudian, 224 saham melemah dan 323 saham lainnya stagnan.
Nilai transaksi saham pada sesi I mencapai sekitar Rp6,04 triliun.
Pasar menanti keputusan suku bunga BI
Pergerakan pasar saham pada perdagangan Rabu juga berlangsung di tengah perhatian investor terhadap hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia.
Keputusan tersebut menjadi perhatian karena merupakan keputusan pertama bagi Destry Damayanti setelah dilantik sebagai Gubernur BI definitif pada 2 September 2026.
Mayoritas responden dalam polling CNBC Indonesia memperkirakan BI Rate akan dipertahankan di level 5,75%.
Dari pasar eksternal, pergerakan rupiah juga menjadi salah satu perhatian. Rupiah sempat melemah hingga berada di posisi Rp17.850 per dolar Amerika Serikat pada perdagangan sebelumnya.
Sementara itu, harga minyak dunia justru mengalami penurunan selama lima hari berturut-turut. Harga minyak Brent turun ke bawah US$100 per barel untuk pertama kalinya sejak awal September.
Asing catat net sell Rp335,80 miliar
Di tengah penguatan IHSG pada sesi I, investor asing justru tercatat melakukan aksi jual bersih atau net foreign sell.
Berdasarkan data IDX Mobile, investor asing membukukan net sell sebesar Rp335,80 miliar di seluruh pasar atau all market sepanjang sesi I perdagangan Rabu.
Total nilai transaksi asing mencapai Rp3,95 triliun. Rinciannya terdiri atas transaksi beli asing atau foreign buy sebesar Rp1,81 triliun dan transaksi jual asing atau foreign sell mencapai Rp2,14 triliun.