- Pertamina
SPBU Khusus Petani Pertama di Indonesia Diresmikan di Merauke, Perkuat Dukungan BBM Subsidi untuk Produksi Pangan Berkelanjutan
Pendirian SPBU Khusus Petani ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Menteri Pertanian ke Merauke pada 4 Juli 2026.
Kehadiran SPBU tersebut diharapkan dapat semakin memudahkan petani memperoleh BBM bersubsidi untuk mendukung operasional kegiatan usaha tani, terutama penggunaan alat dan mesin pertanian.
Dalam sambutannya, Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze menyampaikan bahwa keberadaan SPBU Khusus Petani merupakan bukti nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan dan menjawab kebutuhan petani di lapangan.
“SPBU ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah untuk melayani petani dan menjawab kebutuhan petani, khususnya dalam memperoleh BBM untuk mendukung kegiatan pertanian,” ujarnya.
Yoseph juga mengingatkan seluruh pihak agar pemanfaatan BBM bersubsidi dilakukan sesuai dengan ketentuan dan peruntukannya.
Pengawasan perlu diperkuat untuk memastikan tidak terjadi penyelewengan sehingga subsidi benar-benar diterima dan dimanfaatkan oleh petani yang berhak.
Sementara itu, Perwakilan Pertamina Patra Niaga menyampaikan bahwa pendirian SPBU Khusus Petani merupakan bagian dari upaya Pertamina dalam memperkuat jaringan penyaluran BBM bersubsidi, khususnya di wilayah yang menjadi sentra dan lumbung pangan nasional.
Penguatan akses terhadap BBM bersubsidi diharapkan dapat mendukung kelancaran kegiatan usaha tani, termasuk pengoperasian traktor dan alat mesin pertanian lainnya, sehingga kegiatan pengolahan lahan hingga penanaman dapat berjalan lebih optimal.
Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian Eko Nugroho Dharmo Putro menegaskan bahwa kemudahan akses terhadap BBM bersubsidi merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah kepada petani untuk meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman pangan di Merauke.
“Dengan adanya BBM bersubsidi yang dilayani melalui SPBU Khusus Petani ini, kita berharap produksi dan produktivitas tanaman pangan semakin meningkat. Ini merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran pemerintah untuk mendukung petani,” Ungkap Eko.
Eko juga menjelaskan bahwa, dukungan pemerintah kepada petani di Merauke diberikan melalui berbagai bentuk intervensi, mulai dari penyediaan sarana produksi hingga dukungan lainnya.
Selain kemudahan akses terhadap BBM bersubsidi, pemerintah juga telah memberikan dukungan berupa penurunan harga pupuk bersubsidi sebesar 20 persen, serta berbagai bantuan pertanian seperti benih dan bibit, termasuk komoditas karet dan kelapa.