- Istimewa
ANTAM Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026, Penjualan Tembus Rp50,39 Triliun
Strategi tersebut menjadi semakin penting karena bisnis emas memberikan kontribusi besar terhadap kinerja ANTAM.
Pada semester I 2026, ANTAM mencatat volume penjualan emas sebanyak 18.080 kilogram atau 18,08 ton. Nilai penjualan emas mencapai Rp50,39 triliun, meningkat 1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp49,68 triliun.
Kontribusi penjualan emas mencapai sekitar 80 persen dari total penjualan bersih ANTAM pada semester I 2026 yang tercatat Rp62,71 triliun. Sementara itu, produksi emas dari tambang ANTAM mencapai 433 kilogram.
"ANTAM terus memperkuat bisnis emas secara terintegrasi, mulai dari pengadaan bahan baku, pengolahan dan pemurnian, manufaktur hingga pemasaran kepada masyarakat. Kami ingin memastikan semakin besarnya kebutuhan emas nasional dapat didukung oleh rantai pasok domestik yang kuat sehingga manfaat ekonomi dari sumber daya emas Indonesia dapat semakin optimal dirasakan di dalam negeri," tambah Untung.
ANTAM selanjutnya berkomitmen meningkatkan penyerapan sumber emas domestik dan memperkuat sinergi dengan berbagai produsen emas nasional.
Langkah tersebut ditujukan untuk membangun ekosistem emas Indonesia yang semakin terintegrasi dari hulu hingga hilir serta meningkatkan nilai tambah sumber daya mineral bagi perekonomian nasional. (ant/rpi)