- ANTARA
IHSG Ambruk 1,51 Persen ke 6.147,8, 554 Saham Berguguran
Pelemahan IHSG tidak menghalangi sejumlah saham mencatatkan kenaikan harga signifikan dalam sehari.
Lima saham dengan kenaikan terbesar pada perdagangan Senin antara lain:
-
PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk (TAMU): naik 34,6 persen menjadi Rp35.
-
PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA): naik 34,3 persen menjadi Rp43.
-
PT Mitra International Resources Tbk (MIRA): naik 33,3 persen menjadi Rp32.
-
PT Pan Brothers Tbk (PBRX): naik 33,3 persen menjadi Rp32.
-
PT PP Property Tbk (PPRO): naik 33,3 persen menjadi Rp20.
Saham yang Ambruk hingga 15 Persen
Sementara itu, sejumlah saham mengalami tekanan paling dalam pada perdagangan hari ini.
PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) tercatat menjadi salah satu saham dengan penurunan terbesar, yakni 15 persen ke Rp306.
Berikutnya, PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE) anjlok 15 persen menjadi Rp51 dan PT Hotel Sahid Jaya International Tbk (SHID) turun 14,9 persen ke Rp770.
Kemudian, PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA) terjungkal 14,8 persen menjadi Rp166. Saham PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk (LIFE) juga terkikis 14,8 persen menjadi Rp8.625.
Tekanan Bursa Regional hingga Geopolitik
Pilarmas Investindo Sekuritas mengatakan tekanan terhadap IHSG berasal dari sejumlah faktor eksternal. Salah satunya adalah pelemahan bursa regional Asia.
Selain itu, ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah, kenaikan harga minyak, serta tingginya imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) turut menjadi perhatian pasar.
Pilarmas menyebut pasar kembali dibayangi ketidakpastian di Timur Tengah setelah Presiden AS Donald Trump menolak proposal terbaru Iran terkait pembukaan kembali Selat Hormuz.
Tekanan lainnya datang dari kenaikan yield obligasi AS. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun tercatat mendekati 5,17 persen.
Pasar juga masih menantikan sejumlah indikator ekonomi penting AS pada pekan ini, termasuk data inflasi dan ketenagakerjaan. Data tersebut menjadi perhatian investor dalam membaca arah kebijakan moneter The Fed.
Aturan Baru BEI Mulai Berlaku
Dari dalam negeri, investor juga mencermati tingginya harga minyak serta potensi dampaknya terhadap kondisi fiskal.
Selain itu, BEI mulai menerapkan batas minimum harga saham Rp1 pada Senin (28/9/2026), menggantikan batas sebelumnya sebesar Rp50.