- LPDB Koperasi
Gandeng Ratusan Petani, Koperasi Pesantren di Bandung Bawa Produk Pertanian Tembus Pasar Modern
Menurut Setia, penguatan kapasitas koperasi tidak terlepas dari kebutuhan modal kerja untuk menjaga kesinambungan rantai pasok. Dalam konteks tersebut, LPDB Koperasi menjadi salah satu mitra yang mendukung penguatan permodalan Al-Ittifaq.
“LPDB sudah kami kenal sejak 2014, kemudian pembiayaan pertama kami dengan LPDB terjadi pada 2020. Saat itu situasinya pandemi, tetapi justru menjadi momentum bagi kami untuk memperkuat koperasi,” ujar Setia.
Dukungan dana bergulir tersebut, lanjutnya, membantu memperkuat kapasitas keuangan koperasi dalam menjalankan kegiatan usaha. Ketersediaan modal kerja menjadi penting karena koperasi harus menjaga kemampuan menyerap hasil produksi petani sekaligus memenuhi kebutuhan pasar secara berkelanjutan.
“Dengan adanya tambahan modal, aset dan kemampuan usaha koperasi menjadi lebih kuat. Kami juga bisa membeli kebutuhan petani dalam jumlah lebih besar, misalnya pupuk, sehingga harganya bisa lebih kompetitif,” katanya.
Setia menilai hubungan antara koperasi dan petani tidak cukup hanya dibangun melalui transaksi jual beli. Koperasi perlu memahami kebutuhan petani sejak proses produksi sekaligus memastikan produk yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan pasar.
Karena itu, Al-Ittifaq juga terus mendorong peningkatan produktivitas dan kualitas melalui pengembangan teknologi pertanian, termasuk pemanfaatan greenhouse. Pengembangan tersebut diarahkan untuk membantu petani meningkatkan produktivitas sekaligus menghasilkan produk yang memenuhi standar pasar.
Dalam perjalanan usahanya, Al-Ittifaq juga memperkuat akses ke pasar ritel modern. Koperasi antara lain telah memasok produk pertanian ke jaringan Super Indo dan Yogya, selain memenuhi kebutuhan berbagai pelanggan dari sektor hotel, restoran dan katering.
Bagi Setia, masuk ke pasar modern membawa konsekuensi berupa tuntutan terhadap kualitas, kontinuitas pasokan, keamanan pangan dan pemenuhan standar. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan pasar sekaligus meningkatkan kapasitas petani dan koperasi.
Ke depan, Al-Ittifaq berharap kemitraan dengan LPDB Koperasi dapat terus berkembang, tidak hanya dalam dukungan pembiayaan, tetapi juga melalui penguatan akses pasar, business matching dan pembukaan jejaring usaha bagi koperasi.
“Kami berharap LPDB bukan hanya menjadi lembaga pembiayaan, tetapi juga bisa menjadi jembatan untuk mempertemukan koperasi dengan pasar. Karena kebutuhan koperasi bukan hanya modal, tetapi juga bagaimana produk kami bisa terserap dan berkembang,” ujar Setia.