news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Ekonomi Nasional.
Sumber :
  • Antara

Ekonomi Gig Makin Diminati, Pekerja Fleksibel Perlu Perkuat Ketahanan Finansial

Ekonomi gig berkembang seiring makin banyak orang mengandalkan pekerjaan fleksibel. Pengelolaan pendapatan menjadi tantangan penting bagi pekerja.
Rabu, 30 September 2026 - 20:18 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Fenomena pekerjaan fleksibel terus berkembang seiring perubahan pola kerja dan cara masyarakat memperoleh penghasilan. Bagi pekerja yang mengandalkan pendapatan dinamis, fleksibilitas dalam bekerja juga diikuti kebutuhan untuk memiliki kemampuan mengelola pemasukan secara lebih terencana.

Kondisi tersebut membuat ketahanan finansial menjadi salah satu tantangan penting dalam ekonomi gig. Besaran pendapatan yang diterima tidak selalu menjadi satu-satunya persoalan. Kemampuan mengatur arus kas, membedakan kebutuhan pribadi dengan biaya pekerjaan, hingga menyiapkan dana untuk kebutuhan mendatang juga menjadi bagian dari pengelolaan finansial.

Salah satu pendekatan untuk menjawab kebutuhan tersebut dilakukan melalui edukasi dan pengembangan keterampilan bagi pekerja fleksibel. Lalamove, platform layanan on-demand pengiriman dan pengantaran, memperluas pemberdayaan mitra pengemudi melalui Lalamove Driver Academy (LLDA).

Pendapatan Dinamis Jadi Tantangan Pekerja Gig

Karakteristik pekerjaan gig membuat sebagian pekerja memiliki pola pendapatan berbeda dengan pekerja berpenghasilan tetap. Karena itu, kemampuan mengelola pemasukan menjadi penting agar pendapatan dapat digunakan secara lebih terencana.

Bagi mitra pengemudi, pengelolaan pendapatan tidak hanya berkaitan dengan pemasukan harian, tetapi juga biaya operasional serta kebutuhan pribadi dan usaha.

Pemahaman mengenai perbedaan omzet, biaya operasional, dan profit menjadi salah satu dasar penting. Begitu pula dengan pemisahan keuangan pribadi dan usaha serta penyusunan dana darurat.

Kebutuhan tersebut menjadi materi dalam Financial Resilience Workshop bertajuk "Makin Cuan, Makin Tangguh: Ketahanan Finansial Mitra Driver Teladan".

Kegiatan melalui Lalamove Driver Academy tersebut diikuti 50 mitra driver dari wilayah Jabodetabek dengan menghadirkan Safir Senduk, Certified Financial Planner, sebagai pembicara.

Dorong Kemampuan Mengelola Penghasilan

Financial Resilience Workshop membekali peserta dengan materi mengenai pengelolaan keuangan sekaligus eksplorasi peluang pendapatan tambahan.

Materi yang diberikan mencakup:

  • Membedakan omzet, biaya operasional, dan profit.
  • Mengatur alokasi pendapatan.
  • Memisahkan keuangan pribadi dan usaha.
  • Membangun dana darurat.
  • Mengenali keterampilan dan aset yang dapat dikembangkan.
  • Mengeksplorasi peluang pendapatan tambahan.

Peserta juga diajak mengenali keterampilan, aset, dan jaringan yang dimiliki untuk dikembangkan menjadi peluang penghasilan tambahan. Pendekatan ini diarahkan untuk membangun entrepreneurial mindset dan mendorong peserta mengambil langkah sesuai kondisi masing-masing.

Workshop dikemas melalui edukasi, praktik, simulasi, dan assessment. Peserta juga diarahkan menentukan tujuan finansial pribadi serta langkah yang dapat mulai diterapkan setelah mengikuti kegiatan.

Ketahanan Finansial Tak Hanya Soal Besarnya Pendapatan

Managing Director Lalamove Indonesia, Andito B. Prakoso, mengatakan ketahanan finansial menjadi bagian penting dari pemberdayaan mitra dalam jangka panjang.

"Ketahanan finansial merupakan bagian penting dari pemberdayaan mitra dalam jangka panjang. Melalui Lalamove Driver Academy, kami ingin menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan mitra, tidak hanya untuk mendukung aktivitas mereka di platform, tetapi juga membantu mereka mengelola pendapatan dan mempersiapkan masa depan," ujar Andito.

Safir Senduk menekankan bahwa ketahanan finansial tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya pendapatan. Bagi mitra driver dengan pendapatan dinamis, kemampuan mengatur arus kas, memisahkan keuangan pribadi dan usaha, serta membangun dana darurat menjadi hal penting.

"Ketahanan finansial bukan hanya tentang seberapa besar pendapatan yang diperoleh, tetapi juga bagaimana pendapatan tersebut dikelola dan dipersiapkan untuk masa depan," ujar Safir.

Lalamove Driver Academy Kembangkan Kompetensi Mitra

Financial Resilience Workshop merupakan bagian dari Lalamove Driver Academy sebagai platform pemberdayaan dan engagement jangka panjang bagi mitra driver.

LLDA dikembangkan untuk meningkatkan kompetensi praktis mitra melalui pembelajaran yang berkaitan dengan kebutuhan profesional maupun personal. Selain ketahanan finansial dan kewirausahaan, program ini mencakup keamanan, literasi digital, serta pengetahuan industri dengan melibatkan ahli dan praktisi.

Lalamove juga memberikan informasi mengenai sejumlah fitur terbaru melalui tim Driver Operations. Sesi tersebut ditujukan untuk membantu mitra memahami dan menggunakan fitur secara optimal guna mendukung aktivitas serta peluang pendapatan harian melalui platform.

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral