news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menapaki usia perjalanan lima tahun, platform digital Livin’ by Mandiri sukses merevolusi kebiasaan masyarakat dalam mengakses layanan keuangan perbankan modern..
Sumber :
  • Bank Mandiri

Lima Tahun Berinovasi, Livin’ by Mandiri Hadirkan Solusi Investasi dan Pembiayaan Fleksibel untuk Tujuan Finansial Nasabah

Menapaki usia perjalanan lima tahun, platform digital Livin’ by Mandiri sukses merevolusi kebiasaan masyarakat dalam mengakses layanan keuangan perbankan modern.
Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:19 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Menapaki usia perjalanan lima tahun, platform digital Livin’ by Mandiri sukses merevolusi kebiasaan masyarakat dalam mengakses layanan keuangan perbankan modern.

Tingginya kepercayaan publik terhadap ekosistem digital ini tecermin dari pencapaian basis penggunanya yang kian masif. 

Tercatat hingga Agustus 2026, jumlah pengguna terdaftar di Livin’ by Mandiri telah menembus 42,1 juta orang.

Kini, peran aplikasi berlogo kuning tersebut kian sentral sebagai pintu gerbang utama perbankan.

Tercatat, sebanyak sembilan dari sepuluh nasabah baru memutuskan melakukan proses pembukaan rekening secara mandiri langsung lewat Livin’. 

Tak hanya menggaet nasabah anyar, aplikasi ini juga menjadi pilar likuiditas utama bank, dengan kontribusi mencapai 89 persen dari keseluruhan total saldo tabungan di Bank Mandiri.

Mengukuhkan posisinya sebagai super app, Livin’ by Mandiri terus memacu inovasi dengan menyediakan portofolio layanan yang kian komprehensif, mulai dari solusi pembiayaan hingga manajemen aset dan investasi (wealth management). 

Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen perseroan dalam mengusung semangat “Tumbuh Bersama Majukan Indonesia”. 

SVP Digital Retail Banking Bank Mandiri Yanto Masyap menjelaskan, "Selama hampir lima tahun ini, kami melihat perubahan kebutuhan nasabah dari yang awalnya fokus pada kemudahan bertransaksi, kini bergerak menuju pengelolaan aset dan pencarian solusi pembiayaan yang paling menguntungkan bagi nasabah,” ujar Yanto dalam keterangan resminya, Kamis (1/10).

Lebih lanjut, Yanto menekankan, banyak yang merasa investasi hanya dapat dilakukan saat terdapat kelebihan dana, sedangkan pembiayaan hanya akan dilakukan saat nasabah tidak punya aset. 

Padahal, menurutnya, tidaklah harus demikian. “Inovasi yang sekarang kami hadirkan di Livin’ membuat nasabah tidak hanya mudah berinvestasi, tetapi juga dapat menggunakan aset investasinya sebagai solusi untuk mendapatkan pembiayaan yang mendukung berbagai tujuan finansial nasabah,” imbuhnya. 

SBN Perdana maupun SBN Sekunder yang telah dimiliki nasabah dapat dijadikan agunan untuk pengajuan kredit. 

Dengan demikian, nasabah yang membutuhkan dana segar tidak perlu mencairkan investasinya, instrumen investasi tetap berjalan dan menghasilkan imbal hasil. 

Demikian juga halnya dengan Deposito yang dimiliki nasabah, juga dapat dijadikan cash collateral. 

Pengajuan Kredit Agunan SBN dan Kredit Agunan Deposito dapat dilakukan dengan cepat, mudah, dan nyaman dari Livin' tanpa perlu menghubungi pegawai cabang dan tanpa meminta dokumen tambahan apapun. 

Demikian juga sebaliknya, nasabah juga dimudahkan untuk mengambil pembiayaan atas aset yang ingin dibeli.

Sebagai contoh Livin' KPR, nasabah dapat dengan mudah mencari rumah baru dari top developer di katalog yang tersedia di Livin', serta nasabah juga dapat mengajukan kredit atas rumah second. 

Livin' KPR tidak sekadar menyediakan kalkulator KPR general yang menghitung estimasi cicilan menggunakan berbagai asumsi, tetapi Livin' KPR benar-benar melakukan pengecekan kesanggupan nasabah secara detail sehingga hasil hitungan simulasi KPR langsung menjadi penawaran kredit bagi nasabah. 

Setelah memiliki rumah, nasabah juga dapat mengambil dana tunai dengan mengagunkan rumah yang dimiliki. 

"Livin' telah mengintegrasikan berbagai instrumen investasi, sehingga nasabah tidak perlu berpindah platform. Nasabah dapat memulai investasi Reksa Dana dengan modal yang sangat terjangkau mulai dari Rp10 ribu, berpartisipasi dalam pendanaan negara melalui instrumen SBN Perdana maupun SBN Sekunder, hingga melakukan transaksi saham. Seluruh instrumen tersebut terintegrasi dengan rapi dalam portofolio Livin', sehingga nasabah dapat memantau dan mengelola seluruh kekayaannya di satu tempat," lanjutnya. 

Menjelang HUT ke-28 Bank Mandiri pada 2 Oktober 2026, perjalanan Livin’ by Mandiri mencerminkan bagaimana layanan perbankan terus berkembang mengikuti kebutuhan penggunanya. 

Sebagai bagian dari Ekosistem Danantara yang terus menghadirkan transformasi nyata, Bank Mandiri turut mengambil bagian melalui pengembangan Livin’ by Mandiri untuk menghadirkan pengalaman finansial yang semakin relevan bagi masyarakat. 

"Inovasi teknologi yang kami hadirkan di Livin' bukan sekadar tentang kecanggihan sistem, melainkan tentang bagaimana kami bisa memberikan dampak yang nyata. Kami berkomitmen untuk terus menjadi mitra finansial yang adaptif, mendampingi nasabah melalui setiap fase kehidupannya agar kita bisa terus tumbuh bersama mewujudkan masa depan finansial yang lebih baik. Nantikan berbagai inovasi yang akan segera kami hadirkan" pungkas Yanto. (dpi)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral