- ist
Perluas Akses Hunian dan Pembiayaan Produktif, bank bjb Sosialisasikan KPP dan Rumah Subsidi
tvOnenews.com - Kepemilikan rumah masih menjadi tantangan bagi banyak keluarga, terutama masyarakat berpenghasilan terbatas dan pelaku usaha kecil yang membutuhkan tempat tinggal sekaligus ruang untuk mencari nafkah.
Di tengah kebutuhan tersebut, akses pembiayaan yang terjangkau menjadi salah satu faktor penting agar masyarakat tidak hanya memiliki kesempatan memperoleh hunian layak, tetapi juga mampu menjaga keberlangsungan ekonomi keluarga.
bank bjb terus memperkuat komitmennya dalam mendukung program pemerintah di sektor perumahan sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat dan pelaku usaha.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Kredit Program Perumahan dan Rumah Subsidi yang berlangsung di Aula Oman Syahroni, Perkantoran Pemda Kabupaten Subang, Jalan Dewi Sartika No. 2, Soklat, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang. Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkenalkan berbagai skema pembiayaan perumahan dan kredit produktif yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Portofolio KPR Subsidi bank bjb Tembus Rp4,9 Triliun, Ini Capaian Terbarunya
Pembiayaan perumahan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan masyarakat membeli rumah. Dukungan perbankan juga dibutuhkan agar program pemerintah dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat, mulai dari keluarga yang membutuhkan hunian pertama hingga pelaku usaha yang terlibat dalam pembangunan perumahan.
Berdasarkan data portofolio bjb KPR Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), hingga 4 Oktober 2026, bank bjb mencatat sebanyak 41.383 debitur dengan nilai outstanding mencapai Rp4,935 triliun.
Sementara itu, sepanjang Januari hingga Oktober 2026, bank bjb merealisasikan pencairan FLPP kepada 2.492 debitur. Total plafon pencairannya mencapai Rp404,98 miliar, dengan outstanding pencairan sebesar Rp399,40 miliar.
Capaian tersebut menunjukkan peran pembiayaan perbankan dalam memperluas akses masyarakat terhadap kepemilikan rumah. Melalui skema FLPP, masyarakat yang memenuhi persyaratan dapat memperoleh fasilitas pembiayaan rumah subsidi sesuai ketentuan program pemerintah.
Penguatan akses tersebut menjadi salah satu fokus sosialisasi yang digelar di Subang. Kegiatan ini turut dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana BP Tapera Sid Herdi Kusuma, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Jawa II Mulya Permana, serta Ketua Umum DPP Realestat Indonesia Joko Suranto.