- Dok. PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk
Pendapatan VKTR Tumbuh 49% pada 9M26, Kontribusi Kendaraan Listrik Terus Meningkat
Dalam skema konvensional, pengadaan kendaraan membutuhkan investasi awal yang relatif besar karena pelanggan harus menanggung belanja modal (CAPEX). Melalui eMaaS, kebutuhan tersebut dapat dialihkan menjadi biaya operasional (OPEX) melalui skema layanan yang dirancang sesuai kebutuhan pelanggan. Pendekatan ini berpotensi mengurangi hambatan investasi awal, memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan arus kas, serta membantu pelanggan merencanakan biaya operasional secara lebih terukur.
Bagi operator transportasi maupun pelaku usaha, fleksibilitas tersebut dapat membuka peluang untuk mengadopsi kendaraan listrik tanpa harus sepenuhnya bergantung pada kemampuan menyediakan modal di awal. Dengan dukungan layanan yang terintegrasi, pelanggan juga dapat lebih berfokus pada kegiatan operasional inti, sementara kebutuhan terkait penggunaan kendaraan dikelola melalui skema layanan yang sesuai.
“Bagi VKTR, pengembangan e-MaaS membuka peluang untuk memperluas jangkauan pasar dan menjangkau segmen pelanggan dengan kebutuhan serta kapasitas pembiayaan yang beragam. Model ini juga memperkuat peran Perseroan dalam rantai nilai kendaraan listrik komersial, dari penyediaan kendaraan hasil manufaktur dalam negeri hingga pengembangan solusi yang mendukung pemanfaatannya dalam kegiatan usaha,” tutup Ardi. (ism)