- Freepik
Campak Menular dengan Cepat, Begini Proses Penularannya dari Satu Orang ke Lainnya
tvOnenews.com - Campak merupakan salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh virus morbili, atau yang dikenal juga sebagai virus campak.
Penyakit ini tergolong sangat infeksius karena dapat menyebar dengan cepat dari satu orang ke orang lain melalui udara.
Menurut penjelasan dari kanal YouTube Hermina Hospitals, campak termasuk infeksi akut dengan tingkat penularan tinggi, yang berarti begitu virus masuk ke tubuh seseorang, proses penyebarannya berlangsung cepat.
Virus campak terutama menyebar melalui udara, yakni saat seseorang yang sudah terinfeksi batuk, bersin, atau bahkan berbicara di dekat orang lain.
Droplet (percikan air liur) yang mengandung virus bisa bertahan di udara atau menempel pada permukaan benda di sekitar selama beberapa jam.
Begitu seseorang menghirup udara yang sudah terkontaminasi virus morbili, maka virus dapat langsung masuk ke sistem pernapasan dan mulai berkembang biak di dalam tubuh.
Itulah sebabnya penyakit ini disebut sebagai salah satu penyakit paling menular di dunia.
Dijelaskan bahwa penularan campak dapat terjadi bahkan sebelum penderita menunjukkan gejala.
Biasanya, seseorang yang terinfeksi sudah bisa menularkan virus kepada orang lain sekitar 4 hari sebelum ruam muncul hingga 4 hari setelah ruam terlihat.
Inilah yang membuat campak sangat sulit dikendalikan tanpa upaya pencegahan yang tepat, seperti vaksinasi.
“Campak ini adalah suatu infeksi yang sangat infeksius, ya sangat menular yang diakibatkan oleh virus morbili atau virus campak. Nah, ini virus akut artinya cepat sekali penularannya,” dijelaskan dalam tayangan YouTube Hermina Hospitals.
Disebutkan pula bahwa virus ini dapat menular dengan sangat mudah di lingkungan padat seperti sekolah atau tempat penitipan anak.
“Penularannya ini kenapa sangat infeksius, karena dia melalui udara, gampang sekali, sehingga bisa mengenai 12 hingga 18 anak sehat di sekitarnya.”
Siapa yang Paling Rentan Terinfeksi Campak?
Meskipun semua usia sebenarnya bisa tertular, anak-anak merupakan kelompok yang paling rentan.
Hal ini karena sistem kekebalan tubuh mereka belum sepenuhnya berkembang, terutama jika belum pernah mendapatkan vaksin campak (MR atau MMR).