news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

dr Zaidul Akbar.
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube dr Zaidul Akbar Official

Ternyata Bukan Otak, dr Zaidul Akbar Ungkap Organ Paling Penting yang Mengendalikan Seluruh Tubuh Manusia

Jika ditanya organ apa yang paling penting dan bertugas mengendalikan seluruh pergerakan tubuh manusia, mayoritas dari kita pasti akan menjawab otak atau susun-
Selasa, 19 Mei 2026 - 23:46 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com – Jika ditanya organ apa yang paling penting dan bertugas mengendalikan seluruh pergerakan tubuh manusia, mayoritas dari kita pasti akan menjawab otak atau susunan saraf pusat.

Secara medis, otak memang bertugas mengirimkan sinyal melalui tulang belakang agar tangan, kaki, dan anggota tubuh lainnya bisa bergerak.

Namun, pakar kesehatan sekaligus pendakwah dr. Zaidul Akbar mengungkapkan bahwa pemahaman tersebut belum sepenuhnya tepat.

Menurut beliau, ada satu organ terpenting yang bertindak sebagai "raja", sementara organ fisik lainnya hanyalah pasukan atau tentaranya.

Tips sehat dari dr. Zaidul Akbar
Sumber :
  • YouTube/drzaidulakbarofficial

Perspektif Medis dan Batasan Otak

Dalam sebuah penjelasannya di kanal YouTube Resmi dr. Zaidul Akbar Official, beliau mencontohkan bagaimana sebuah gerakan terjadi secara biologis.

Ketika seseorang mengalami stroke, jalur komunikasi antara otak dan anggota gerak terputus, sehingga tubuh tidak bisa digerakkan meskipun otak sudah memberi perintah.

Namun, jika dibedah lebih dalam menggunakan kacamata keimanan, segala pergerakan fisik sejatinya terjadi karena kehendak Allah SWT yang menggerakkan organ paling inti di dalam tubuh manusia.

Qalbu: Sang Raja yang Mengendalikan Otak

dr. Zaidul Akbar menjelaskan bahwa Allah SWT membenamkan sebuah organ—baik secara fisik maupun imajiner—yang memiliki kekuatan mutlak di atas perintah otak. Organ tersebut adalah qalbu atau hati.

Beliau memberikan sebuah ilustrasi psikologis yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari:

"Ketika si A lagi kesal, marah, atau sebal sama si B. Tiba-tiba si B menyodorkan tangan mengajak bersalaman. Mau tidak si A bersalaman? Pasti tidak mau," ujar dr. Zaidul Akbar.

Secara ilmiah, akal atau otak si A mampu memerintahkan susunan saraf pusat hingga saraf perifer untuk menggerakkan tangan dan menyambut salaman tersebut. Kekuatan ototnya pun sangat cukup untuk melakukannya.

"Otaknya bisa memerintahkan... tapi hatinya tidak mau. Jadi memang ada kekuatan yang tidak terlihat dalam diri kita," jelasnya.

Berdasarkan analogi tersebut, dr. Zaidul Akbar menekankan bahwa secanggih apa pun sistem saraf dan otak manusia, semuanya akan tunduk pada keputusan hati. Jika hatinya menolak, maka fisik pun akan mengikuti.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:03
04:27
01:43
04:26
03:22
05:14

Viral