news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi 5 Bahaya Narkoba bagi Kesehatan Mental yang Sering Diabaikan, WHO Ungkap Dampaknya Bisa Bertahan Seumur Hidup.
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

5 Bahaya Narkoba bagi Kesehatan Mental yang Sering Diabaikan, WHO Ungkap Dampaknya Bisa Bertahan Seumur Hidup

Bahaya narkoba bagi kesehatan mental tidak hanya menyebabkan kecanduan, tetapi juga meningkatkan risiko depresi, psikosis, hingga bunuh diri. Simak penjelasan lengkap
Selasa, 30 Juni 2026 - 20:53 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Narkoba bukan hanya merusak tubuh, tetapi juga dapat mengubah cara seseorang berpikir, merasakan emosi, hingga mengambil keputusan. 

Banyak pengguna awalnya menganggap obat terlarang sebagai jalan keluar dari stres, tekanan hidup, atau rasa cemas. Namun, di balik efek sesaat yang terasa menenangkan, narkoba justru dapat memicu gangguan mental yang jauh lebih serius dan berlangsung dalam jangka panjang.

Persoalan ini menjadi perhatian dunia. World Health Organization (WHO) menyebut gangguan penggunaan narkoba (drug use disorders) merupakan salah satu tantangan kesehatan masyarakat global karena berkaitan erat dengan meningkatnya risiko depresi, gangguan kecemasan, psikosis, bunuh diri, hingga kematian dini. 

Sementara United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) dalam World Drug Report menyebut ratusan juta orang di dunia menggunakan narkoba setiap tahun, tetapi hanya sebagian kecil yang memperoleh pengobatan untuk mengatasi kecanduannya.

Indonesia pun menghadapi tantangan serupa. Berdasarkan Badan Narkotika Nasional (BNN), sekitar2,2 juta remaja Indonesia tercatat sebagai pengguna narkoba. 

Angka tersebut menunjukkan bahwa penyalahgunaan narkotika masih menjadi ancaman serius bagi generasi muda, bukan hanya karena dampaknya terhadap kesehatan fisik, tetapi juga karena kerusakan yang ditimbulkannya terhadap kesehatan mental, hubungan sosial, pendidikan, hingga masa depan penggunanya.

Narkoba Tidak Hanya Merusak Tubuh, tetapi Juga Cara Kerja Otak

Narkoba merupakan singkatan dari narkotika dan obat-obatan atau zat adiktif yang dapat berasal dari tanaman maupun hasil sintetis. 

Dalam dunia medis, beberapa jenis narkotika memang digunakan sebagai obat penghilang nyeri atau anestesi. Namun, penggunaan di luar pengawasan tenaga kesehatan dapat menyebabkan ketergantungan dan berbagai komplikasi serius.

Secara biologis, zat adiktif bekerja dengan mengganggu sistem penghargaan (reward system) di otak. Narkoba memicu pelepasan dopamin dalam jumlah tinggi sehingga pengguna merasakan euforia, rasa senang, atau lebih percaya diri. 

Akan tetapi, penggunaan berulang membuat otak beradaptasi dan membutuhkan dosis yang semakin besar untuk memperoleh efek yang sama.

Selain memengaruhi kesehatan mental, penyalahgunaan narkoba juga dapat menyebabkan berbagai gangguan fisik, seperti kerusakan otak, penyakit hati akibat infeksi hepatitis B dan C dari penggunaan jarum suntik yang tidak steril, gangguan paru-paru pada pengguna ganja dan kokain, penyakit jantung akibat kokain, heroin maupun amfetamin, menurunnya sistem kekebalan tubuh, hingga terganggunya koordinasi dan keseimbangan tubuh.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:09
00:47
00:52
06:23
05:11
05:29

Viral